Mantan Menteri BUMN Sugiharto Meninggal Dunia Terpapar Covid-19, Ini Sekilas Perjalanan Karirnya

Red
- Kamis, 15 Juli 2021 | 17:19 WIB
Mantan Menteri BUMN Sugiharto/Foto Bogor Daily
Mantan Menteri BUMN Sugiharto/Foto Bogor Daily

JAKARTA, suaramerdeka.com - Keluarga Besar Kementerian BUMN berduka, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sugiharto dikabarkan meninggal dunia pagi tadi, Kamis (15/7/2021). Kementerian BUMN mengunggah kabar duka tersebut pada akun Twitternya.

“Keluarga besar Kementerian BUMN dan BUMN berbelasungkawa atas berpulangnya Bapak Sugiharto SE, MBA, Menteri BUMN periode Oktober 2004-Mei 2007,” tulis akun Twitter @KemenBUMN.

Sebelum wafat, Sugiharto sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, karena terpapar Covid-19. Jenazah telah dibawa ke rumah duka di Jalan Ciniru 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: 11 Pemain Terbaik Piala Eropa 2020 Versi Suaramerdeka.com

Kementerian BUMN menulis, nasehat almarhum yang selalu diingat adalah tentang pentingnya profesionalisme dan integritas. Tanpa dua prinsip itu, tidak akan tercipta sebuah manajemen yang baik.

Pria kelahiran Medan, Sumatera Utara, 29 April 1955 ini meraih sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia. Ia lalu melanjutkan pendidikan master di Belanda. Setelah itu, gelar doktor ia peroleh dari Universitas Gadjah Mada.

Pada 21 Oktober 2004, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuknya sebagai Menteri BUMN dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Saat terpilih, ia melepas jabatannya sebagai Direktur Keuangan PT Medco Energi Internasional Tbk. Sebelum itu, ia juga pernah menjabat sebagai staf khusus Wakil Presiden Hamzah Haz pada periode 2002 sampai 2004.

Baca Juga: Jelang Olimpiade, Jepang Segera Terbitkan Paspor Vaksin Gratis

Usai tak lagi menjadi menteri, posisinya digantikan oleh Sofyan Djalil, yang kini menjabat Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah itu, Sugiharto menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Jabatan ini ia emban selama lima tahun dari 2010 Sampai 2015.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tol Semarang-Demak Gunakan Bambu sebagai Matras

Kamis, 23 September 2021 | 02:09 WIB

Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

Kamis, 23 September 2021 | 02:03 WIB

Hidupi 80 Nenek Sebatang Kara

Kamis, 23 September 2021 | 01:52 WIB

Uang Suap Dicatat Bantuan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 01:40 WIB

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB
X