Kasus Covid-19 Melonjak, Pemerintah Kembali Tambah 2.400 Tempat Perawatan

- Kamis, 15 Juli 2021 | 07:30 WIB
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid. (covid19.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah kembali menambah sekitar 2.400 tempat perawatan untuk menambah ketersediaan, seiring terus melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

Saat ini sudah tersedia sekitar 35.500 tempat perawatan yang dikhususkan untuk Covid-19 di Jawa dan Bali.

Namun, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengingatkan, rata-rata keterisian tempat tidur masih tinggi atau meningkat.

Baca Juga: Jika PPKM Darurat Diperpanjang, LIB Akan Sesuaikan Jadwal Liga

Penurunan keterisian tempat tidur dilaporkan dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah meski tetap di atas 80 persen.

Kabupaten/Kota dengan keterisian tempat tidur lebih besar dari 80 persen perlu mengonversi tempat tidur sehingga 40 persen dari total tempat tidur RS dialokasikan untuk Covid-19.

Jika kebutuhan tempat tidur masih belum terpenuhi, konversi RS menjadi RS khusus Covid-19 dan pembangunan RS lapangan/darurat Covid-19 dapat dilakukan.

Menyoal suplai oksigen, dr. Nadia menjelaskan, strategi pemerintah adalah menambah pasokan oksigen serta mempercepat penyaluran ke daerah-daerah yang kasusnya tinggi.

Baca Juga: Soroti Pelaksanaan PPKM Darurat, Arya Saloka: Suatu Saat Orang Meninggal Karena Stres

Kementerian Kesehatan telah mendapatkan komitmen dari Kementerian Perindustrian agar konversi oksigen industri ke medis diberikan sampai 90 persen.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X