Kemenkumham Diminta Batalkan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020

- Rabu, 14 Juli 2021 | 15:47 WIB
Potret Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Politisi PDIP Ferdinand Hutahaean singgung kegagalan AHY di tengah perang sindiran PDIP-Demokrat. /Instagram/@pdemokrat
Potret Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Politisi PDIP Ferdinand Hutahaean singgung kegagalan AHY di tengah perang sindiran PDIP-Demokrat. /Instagram/@pdemokrat

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta kembali menggelar sidang kedua terkait gugatan kader Partai Demokrat kepada Kemenkumham RI.

Gugatan ini terkait dengan pembatalan AD/ART Partai Demokrat Tahun 2020 dan Kepengurusan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang telah disahkan Kemenkumham.

Agenda sidang kedua adalah lanjutan pemeriksaan berkas pokok perkara gugatan. Kuasa hukum penggugat, Tamrin mengatakan, para penggugat memiliki legal standing kuat untuk menggugat Kemenkuham.

Demi keadilan dan penegakkan hukum, Tamrin menegaskan jika AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 harus dibatalkan oleh Kemenkumham.

Baca Juga: Ajak Warga Ikhtiar dan Sabar Hadapi Pandemi, Gus Jazil: Ini Semua Takdir Allah

Ada tiga alasan utama kenapa Kemenkumham harus membatalkan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020.

"Pertama, pengakuan klien kami yang turut serta jadi peserta Kongres Demokrat tahun 2020 mengatakan bahwa AD/ART yang didaftarkan ke Kemenkumham adalah AD/ART siluman. Peserta Kongres tidak pernah membahas dan menyetujui AD/ART Partai Demokrat tahun 2020 itu," terang Tamrin ditemui usai sidang, Rabu 14 Juli 2021.

Menurutnya, hal ini jelas bertentangan dengan UU Partai Politik Nomor 8 Tahun 2008, pasal 5 Ayat 2 yang menjelaskan bahwa perubahan AD/ART harus dilakukan di forum tertinggi partai.

"Forum tertinggi di Partai Demokrat adalah Kongres atau Kongres Luar Biasa," terang dia.

Baca Juga: 30 BEM Sinergi dengan Bareskrim Gelar Vaksinasi Massal, 1.566 Mahasiswa Bakal Divaksin

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X