Targetkan Herd Immunity, BIN Gerak Cepat Vaksinasi Pelajar SLTP - SLTA di Indonesia

- Rabu, 14 Juli 2021 | 13:24 WIB
Tenaga medis saat menyuntik vaksin salah satu siswa di SMP N 3 Semarang, Jalan Mayjen D.I Panjaitan No 58 Semarang, Rabu (14/7). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo -) (Siswo Ariwibowo)
Tenaga medis saat menyuntik vaksin salah satu siswa di SMP N 3 Semarang, Jalan Mayjen D.I Panjaitan No 58 Semarang, Rabu (14/7). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo -) (Siswo Ariwibowo)

Budi Gunawan berharap segala upaya yang telah dilakukan BIN dan lembaga - lembaga lainnya terkait vaksinasi Covid - 19 ini akan segera membentuk herd immunity bagi masyarakat Indonesia.

Target herd immunity ini, kata Budi Gunawan tidak lain untuk mewujudkan Indonesia yang sehat, Indonesia hebat dalam mengatasi wabah pandemi Covid -19.

Sementara itu, Kabinda Jateng Brigjen TNI Sundo Siswanto, SH MH mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 kali ini ditujukan khusus kspada pelajar SLTP - SLTA berusia 12 sampai 18 tahun.

Sundo Siswanto menjelaskan, vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar di Jateng kali ini dilaksanakan di tiga titik, yakni SMP N 03 Semarang, SMP N 13 Semarang dan SMA N 1 Semarang.

Dijelaskannya, total jumlah saat ini untuk pelajar tingkat SMP di Semarang ada 1.000 siswa, meliputi SMP 03 Semarang 650 siswa dan SMP N 2 Semarang ada 250 siswa. Sementara di SMA N 1 Semarang ada 1.265 siswa.

"Kami berharap dengan adanya vaksinasi Covid-19 untuk para pelajar ini supaya kegiatan belajar tatap muka bisa dilakukan," kata Sundo Siswanto.

Dia menjelaskan, selain di tiga lokasi sekolah, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara door to door kepada masyarakat, salah satunya di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang.

Sundo Siswanto menerangkan, beberapa para pelajar menyampaikan bahwa mereka lebih senang pembelajaran dilakukan secara tatap muka.

Alasannya agar mudah menerima pelajaran yang disampaikan guru secara langsung dibanding secara online.

"Kalau online lebih banyak kendalanya, terutama masalah sinyal. Misalnya pak guru sedang menjelaskan tiba - tiba putus di tengah jalan, ini juga berpengaruh," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banten, DKI Jakarta Diguncang Gempa Magnitudo 6,7 SR

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:53 WIB
X