dr Lois Owien Dibebaskan, Polri Kedepankan Restorative Justice

- Selasa, 13 Juli 2021 | 17:40 WIB
dokter Lois. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
dokter Lois. (foto: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Tindak Pidana Siber (Dirtipidsiber) Bareskrim Polri, Brigjen Slamet Uliandi memutuskan tersangka hoaks covid-19, dr Lois Owien dibebaskan.

Brigjen Slamet mengatakan kepolisian mengedepankan keadilan restoratif (restorative justice) agar permasalahan opini seperti itu tidak menjadi perbuatan yang dapat terulang di masyarakat.

“Kami melihat bahwa pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remidium. Sehingga, Polri dalam hal ini mengendepankan upaya preventif agar perbuatan seperti ini tidak diikuti oleh pihak lain,” kata Brigjen Slamet Uliandi melalui keterangan tertulis, Selasa 13 Juli 2021.

Baca Juga: dr. Faheem Younus: Atasi Covid-19, Jangan Konsumsi 3 Obat Ini

Slamet pun mengingatkan para dokter agar bijak dalam menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi sosial. Menurutnya, Polri bersama tenaga kesehatan sedang fokus menekan angka covid-19.

“Indonesia sedang berupaya menekan angka penyebaran pandemi, sekali lagi pemenjaraan dokter yang beropini diharapkan agar jangan menambah persoalan bangsa. Sehingga, Polri dan tenaga kesehatan kita minta fokus tangani Covid dalam masa PPKM Darurat ini,” terangnya.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB
X