Prihatin Aparat Tak Humanis Tegakkan PPKM Darurat, Puan: Kedepankan Empati

- Selasa, 13 Juli 2021 | 15:48 WIB
Puan Maharani. (suaramerdeka.com/Saktia Andri Susilo) (Saktia Andri Susilo)
Puan Maharani. (suaramerdeka.com/Saktia Andri Susilo) (Saktia Andri Susilo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah dengan aparatnya diminta untuk mengedepankan empati selama penegakan aturan PPKM Darurat di sejumlah daerah. Sehingga, pendekatan persuasif dan humanis tetap harus diutamakan.

"Untuk mau mengikuti aturan PPKM Darurat, rakyat harus dipersuasi. Jangan dimarahi, apalagi langsung main semprot," kata Ketua DPR RI Puan Maharani, Selasa (13/7).

Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis diperlukan. Hal itu agar seluruh lapisan masyarakat memahami ancaman penyebaran virus yang telah memakan banyak korban jiwa.

Baca Juga: Alat Bantu Napas dari Aerator Akuarium Jadi Solusi Krisis Oksigen

"Tolong sebisanya hindari kericuhan dalam penegakan aturan di lapangan. Saya menyayangkan masih adanya penegakan aturan PPKM Darurat yang kurang mengedepankan sisi humanis, sehingga terjadi reaksi spontan dari sejumlah warga masyarakat yang berbuntut kericuhan," sesalnya.

Meski demikian, dia mengakui tidak semua aparat tidak persuasif. Karena, ada juga yang sangat persuasif, bahkan sampai memberi ganti rugi para pedagang.

"Selain itu, pemerintah perlu mengetahui bahwa masyarakat tidak bermaksud melanggar PPKM Darurat di tengah ancaman Covid-19. Saya yakin, tidak ada satu orang pun yang mau terinfeksi Covid-19," ujarnya.

Baca Juga: Southgate Kutuk Pelecehan Rasis pada Pemainnya

Akan tetapi, lanjutnya, perlu disadari bahwa masih ada kebutuhan pokok rakyat yang tidak terpenuhi dengan adanya pembatasan. Seperti diketahui, PPKM Darurat diterapkan pemerintah di wilayah Jawa dan Bali mulai 3 hingga 20 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB

Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB
X