Krisis Nakes dan Oksigen Bikin RS Kolaps, Ini Rekomendasi Muhammadiyah

- Selasa, 13 Juli 2021 | 09:12 WIB
Ruang isolasi pasien Covid-19 (antara)
Ruang isolasi pasien Covid-19 (antara)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) mendesak Pemerintah segera mengambil langkah-langkah taktis menyusul krisis tenaga kesehatan, krisis oksigen dan krisis obat-obatan terapi Covid-19 akbiat ledakan kasus Covid-19 hingga tembus 40 ribu kasus baru.

Pada Senin (12/7) MCCC mengeluarkan peryataan sikap terkait perkembangan situasi terkini penanganan Covid-19.

‘’Di sisi lain, obat-obatan untuk penanganan Covid-19 sudah mulai terbatas, baik di pasaran maupun di rumah sakit. Bilamana tidak diintervensi secara adekuat, maka layanan kesehatan di Indonesia akan kolaps,” jelas Wakil Ketua MCCC dokter Aldila, Senin (12/7).

Baca Juga: Vaksin Ketiga Tenaga Kesehatan Segera Diberikan, Menkes: Garda Terdepan Harus Dilindungi

Dikatakan, saat ini situasi yang harus menjadi perhatian khusus adalah keterbatasan oksigen dan komoditas kesehatan lainnya.

Banyak rumah sakit saat ini mengeluhkan pasokan oksigen yang suplainya tidak pasti.

“Rumah sakit-rumah sakit sudah berkoordinasi dengan para rekanan pemasok oksigen dan dinas kesehatan setempat, bahkan banyak rumah sakit saat ini mengisikan tabung oksigennya sendiri ke tempat refill/pengisian ulang tabung oksigen,” ujarnya.

Baca Juga: Covid-19 Nasional Pecah Rekor, Tembus 40 Ribu dan Puncaki Angka Kasus Baru Dunia

Rumah sakit banyak yang sudah melakukan upaya memperpanjang usia stok oksigen, dengan triase bencana, mengurangi suplai kepada pasien secara merata dan lain sebagainya.

Namun kasus yang begitu tinggi mengakibatkan yang dilakukan oleh rumah sakit tersebut masih belum memadai.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X