Hasil Tes Cepat Covid-19 Dihapus, Penumpang Kereta Api Wajib Sudah Vaksin Dosis Ketiga

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 09:36 WIB
Sejumlah penumpang turun dari kereta di Stasiun Cirebon. Mulai 30 Agustus 2022, KAI kembali memberlakukan syarat naik kereta api jarak jauh terbaru. (Dok. Humas PT KAI Daop 3 Cirebon)
Sejumlah penumpang turun dari kereta di Stasiun Cirebon. Mulai 30 Agustus 2022, KAI kembali memberlakukan syarat naik kereta api jarak jauh terbaru. (Dok. Humas PT KAI Daop 3 Cirebon)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Menyusul aturan baru perjalanan kereta api, hanya mereka yang sudah mendapatkan vaksin booster Covid-19 saja yang bisa mengakses tiket terutama untuk jarak jauh.

Syarat lainnya yang selama ini terkesan wajib berupa keterangan negatif Covid-19 atas hasil tes baik RT-PCR maupun rapid tes antigen tak lagi diberlakukan.

Menurut Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, kebijakan tersebut mulai mengikat per Selasa 30 Agustus 2022.

Baca Juga: Tingkatkan Keandalan Performa Trafo, PLN UIT JBT Implementasikan Corbuser

Kebijakan tersebut juga menggunakan rentang usia guna memudahkan pengaturan perjalanan.

"Pelanggan kereta api jarak jauh dengan usia 18 tahun ke atas wajib telah melakukan vaksinasi ketiga, booster, sedangkan pelanggan usia 6-17 wajib telah melakukan vaksinasi kedua," katanya dalam keterangannya, Senin 29 Agustus 2022.

Karena itu merujuk pada aturan main Kemenhub, ketentuan pelanggan yang belum vaksin booster masih diperbolehkan melengkapinya dengan hasil negatif RT-PCR, tak lagi berlaku.

Baca Juga: Dugong Punah di Tiongkok di Indonesia Masih ada ? Cek di Sini

"Jadi mulai 30 Agustus pelanggan yang tidak dapat menunjukkan bukti vaksinasi tersebut tidak akan diperkenankan menggunakan jasa layanan KA jarak jauh," tegasnya.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya pun mengingatkan kepada pelanggan untuk dapat segera melakukan vaksin booster mau pun vaksin kedua bagi pelanggan usia 6-17 tahun.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X