Uji Klinis Vaksin GX-19N Korea, Rumah Sakit Solo dan Klaten Jadi Rujukan

- Senin, 12 Juli 2021 | 09:36 WIB
Kepala BPOM  Penny K Lukito. (suaramerdeka.com / dok)
Kepala BPOM Penny K Lukito. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Badan POM (BPOM) kembali memberikan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinis (PPUK) fase 2/3 untuk Vaksin Covid-19 GX-19N (Genexine) dari Korea pada 5 Juli 2021.

Persetujuan Badan POM ini sebagai upaya mendukung pengembangan dan mendorong ketersediaan vaksin dengan beragam jenis untuk memperluas akses masyarakat terhadap vaksinasi.

“Vaksin GX-19N ini merupakan vaksin Covd-19 dengan platform DNA pertama yang dilakukan uji klinis di Indonesia. Pelaksanaan uji klinis di Indonesia akan menjadi kesempatan yang baik, mengingat populasi Indonesia yang cukup besar dan situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung,” kata Penny K Lukito saat  konferensi pers Uji Klinis Vaksin GX-19N pada Jumat (9/7).

Baca Juga: Vaksin Moderna Tiba, Digunakan untuk Vaksinasi dan Booster Tenaga Kesehatan

Uji klinis vaksin GX-19N akan merekrut 1.000 subjek berusia 18 tahun ke atas. Pelaksanaan uji klinis akan berpusat di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) – Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr Cipto Mangunkusumo sebagai rumah sakit rujukan dan beberapa satelit yang tersebar di Jakarta, Depok, Bekasi, Yogyakarta, Solo dan Klaten.

Adapun pelaksanaannya dilakukan pula di 8 satelite site, yaitu Klinis Satelit Makara Universitas Indonesia, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana (FKIK Ukrida), Klinis Fakhira Sawah Lunto.

Kemudian, Klinis Fakhira Jatiasih, Klinis Fakhira Jagakarsa, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo, dan RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.

Penny mengatakan vaksinasi saat ini menjadi salah satu bentuk intervensi yang dinilai efektif dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 jangka panjang dan pencegahan dampak pandemi yang semakin meluas.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Aktif di Luar Jawa-Bali Naik 64 Persen, Airlangga: Perlu Segera Dikendalikan

Badan POM sebagai otoritas pengawas obat di Indonesia mendukung setiap upaya pengembangan vaksin dan obat dalam penanganan Covid-19, termasuk untuk uji klinis di Indonesia vaksin Covid-19 GX-19N yang dikembangkan oleh Genexine Korea bekerja sama dengan PT Kalbe Farma.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gelombang 21 Kartu Prakerja Dibuka, Kuota 754 Ribu

Kamis, 16 September 2021 | 13:43 WIB
X