Vaksin Moderna Tiba, Digunakan untuk Vaksinasi dan Booster Tenaga Kesehatan

- Senin, 12 Juli 2021 | 08:36 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan Pers Bersama menyambut kedatangan vaksin Covid-19 Moderna. (YouTube Sekretariat Presiden)
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Keterangan Pers Bersama menyambut kedatangan vaksin Covid-19 Moderna. (YouTube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Vaksin Covid-19 produksi Moderna dari Amerika Serikat (AS) yang tiba Minggu (11/07/2021), akan digunakan untuk vaksinasi bagi rakyat Indonesia dan juga sebagai suntikan ketiga atau booster bagi para tenaga kesehatan.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat menyambut kedatangan 3 juta dosis vaksin Moderna dalam bentuk jadi, Minggu (11/07/2021) secara virtual.

“Rencananya vaksin ini, selain kami gunakan untuk suntikan pertama dan kedua bagi rakyat Indonesia, khusus akan kami gunakan untuk booster suntikan ketiga bagi para tenaga kesehatan Indonesia.”

“Karena mereka [tenaga kesehatan] mengalami tekanan yang luar biasa terutama di gelombang kedua dari penularan pandemi ini, sehingga kami ingin memastikan mereka terlindungi secara maksimal,” ujarnya.

Baca Juga: Lokasi Penimbungan Rokok Ilegal Digerebek, Ratusan Ribu Batang Disita

Menkes mengungkapkan, vaksin Moderna memiliki tingkat efikasi yang tinggi dan terbukti cukup ampuh dalam menekan laju penularan Covid-19 di AS.

Ia  pun berharap vaksin ini dapat memberikan perlindungan pada para tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan pandemi di Indonesia.

“Datangnya vaksin Moderna yang merupakan bantuan dari rakyat dan Pemerintah Amerika [Serikat] yang memang terbukti secara teknis memiliki efikasi yang tinggi, memiliki kemampuan perlindungan yang tinggi, akan sangat membantu para tenaga kesehatan Indonesia untuk menghadapi gelombang kedua dari pandemi,” ujarnya.

Baca Juga: Rekor Baru Pasien Sembuh dari Covid-19, Tembus 32.615 Kasus Harian

Dalam kesempatan itu, Menkes juga melaporkan bahwa program vaksinasi di Indonesia saat ini berjalan cukup cepat dan telah mencapai 52 juta suntikan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X