Wakil Ketua MPR Kesadaran Kolektif Kunci Sukses PPKM Darurat

- Minggu, 11 Juli 2021 | 20:25 WIB
Foto :suaramerdeka.com /ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Foto :suaramerdeka.com /ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

JAKARTA, suaramerdeka.com - Penyebaran kasus positif Covid-19 di tanah air masih menjadi ancaman serius. Penambahan kasus baru masih berkisar di atas 30 ribu per hari.

Butuh kerja keras dan kerja sama yang baik dari semua pihak melalui berbagai upaya pencegahan agar secara perlahan tapi pasti, kita dapat menekan laju penularan virus Corona.

Menurut Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, kewaspadaan dan kerja keras dalam menanggulangi penyebaran virus Corona, tidak hanya di Jawa dan Bali serta 15 daerah di luar Jawa-Bali yang akan memberkalukan PPKM darurat mulai 12-20 Juli, tetapi di seluruh daerah di Tanah Air.

Baca Juga: Naikkan Harga Obat Sangat Mahal Langsung di Proses Hukum

"kewaspadaan dan pencegahan yang sungguh-sungguh tidak hanya di daerah yang menerapkan PPKM darurat, tapi di semua daerah tanpa kecuali," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu 11 Juli 2021.

Lestari menilai keputusan pemerintah memperluas cakupan PPKM Darurat hingga ke luar Jawa-Bali merupakan langkah tepat karena mengacu pada data penularan covid-19 di 15 daerah tersebut yang mencapai level 4.

"tingkat penularan virus Corona yang berlangsung sangat cepat belakangan ini, harus dihadapi dengan upaya-upaya pencegahan yang cepat pula. Pokoknya lebih cepat akan lebih baik," ucap anggota Komisi X DPR RI itu.

Efektivitas penerapan PPKM darurat, kata Lestari sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan masyarakat terhadap prokes dan semua larangan serta pembatasan aktivitas yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Kepatuhan bukan karena ada operasi prokes yang dilakukan oleh aparat kemanan setiap hari, tetapi harus menjadi kesadaran kolektif semua pihak untuk melindungi diri, keluarga dan sesama dari ancaman covid-19," tandas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Baca Juga: Putus Rantai Covid, 23 Ruas Jalan di Semarang Ditutup

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X