Kemenhub Terbitkan Perubahan 2 SE, Perketat Perjalanan Transportasi di Kawasan Aglomerasi

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 09:36 WIB
LAKUKAN PEMERIKSAAN : Anggota POlda Jateng saat melakukan pemeriksaan kendaraan di gerbang Tol Sragen terkait penerapan PPKM Darurat, Jumat (9/7). (suaramerdeka.com/dok)
LAKUKAN PEMERIKSAAN : Anggota POlda Jateng saat melakukan pemeriksaan kendaraan di gerbang Tol Sragen terkait penerapan PPKM Darurat, Jumat (9/7). (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan perubahan dua surat edaran (SE).

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyebut, penerbitan SE ini dalam rangka memperketat perjalanan menggunakan transportasi umum dan pribadi di masa PPKM Darurat.

Tujuan perubahan SE ini adalah untuk menekan perjalanan orang dengan transportasi darat, penyeberangan, dan perkeretaapian, khususnya di kawasan aglomerasi, dalam rangka membantu menurunkan kasus harian Covid-19.

“Dari evaluasi yang kami lakukan hingga hari ke-5 pelaksanaan PPKM Darurat, tingkat penurunan mobilitas di kawasan aglomerasi yaitu di Jabodetabek dan di Jakarta, masih di bawah angka 30 persen dibandingkan masa sebelum PPKM Darurat, baik itu untuk angkutan bus, KRL komuter, dan kendaraan pribadi,” ujar Adita.

Baca Juga: WHO Belum Memastikan Perlunya Suntikan Penguat Anti Covid-19

Adita menjelaskan, sesuai arahan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi selaku Koordinator PPKM Darurat Luhut Binsar Pandjaitan, untuk menurunkan angka kasus harian Covid-19, diperlukan penurunan tingkat pergerakan/mobilitas masyarakat paling minimal 30-50 persen.

“Perubahan SE ini merupakan hasil dari rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menhub bersama Kakorlantas, Dinas Perhubungan se-Jabodetabek, Satgas Penanganan Covid-19, terkait pengetatan syarat perjalanan di kawasan aglomerasi,” imbuhnya.

Adapun kedua perubahan SE tersebut ada di sektor perhubungan darat dan perkeretaapian.

Baca Juga: Kesembuhan Harian Covid-19 Nasional Capai Angka Tertinggi, Tembus 28.975 Orang

Pertama, SE Menhub Nomor 49 Tahun 2021 tentang perubahan atas SE Menhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi COVID-19.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X