Warga Jangan Timbun Oksigen dan Obat Covid-19, Ketua Satgas: Kita Sedang Dilanda Bencana

- Sabtu, 10 Juli 2021 | 06:15 WIB
Ilustrasi obat-obatan. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi obat-obatan. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Tidak sedikit orang yang memanfaatkan situasi pandemi Covid 19 dengan meraup keuntungan dari penjualan obat yang disebut mampu mendukung penyembuhan Covid-19.

Tak hanya obat, saat ini juga masyarakat dihadapkan dengan sulitnya mendapatkan tabung oksigen yang diperuntukan bagi pasien Covid-19 dalam kondisi kritis atau saturasi oksigen di bawah normal. Bahkan muncul oknum yang memasang harga tinggi penjualan oksigen tersebut.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia atau IDI, Prof. Zubairi Djoerban turut menanggapi hal tersebut.

Baca Juga: Langka di Boyolali, Polsek Banyudono Bantu Buat Peti Jenazah Covid-19

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @ProfesorZubairi,  dia mengimbau kepada masyarakat utamanya siapapun yang memanfaatkan situasi saat ini untuk tidak menimbun obat ataupun oksigen.

“Tolong berhenti menimbun oksigen dan obat-obat penyelamat nyawa. Kita ini sedang dilanda bencana Covid-19,” tutur Zubairi Djoerban.

Dalam situasi darurat saat ini, dirinya juga tak habis pikir kepada orang yang tega mencari atau bahkan menimbun obat bahkan oksigen yang amat dibutuhkan oleh banyak orang.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Vaksin Dosis Ketiga untuk 1,47 Juta Nakes

“Bagaimana Anda begitu tega cari keuntungan dari perilaku yang bertentangan dengan kemanusiaan,” kata Zubairi Djoerban.

Ia juga meminta kepada pada pemangku kebijakan untuk tidak pandang bulu dan tegas dalam penegakan hukum, kepada siapa saja atau oknum yang menimbun obat juga oksigen yang saat ini juga menjadi sulit dicari.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X