Polri Catat 332 Tindak Pidana Selama PPKM Darurat, Satu di Jawa Tengah

- Jumat, 9 Juli 2021 | 11:48 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan memberi penjelasan soal dugaan tindak pidana selama PPKM Darurat. (Humas Polri)
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan memberi penjelasan soal dugaan tindak pidana selama PPKM Darurat. (Humas Polri)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Polri mencatat ada 332 dugaan tindak pidana terkait penanganan Covid-19 yang terjadi selama 5 hari Operasi Aman Nusa II dan PPKM Darurat, yakni pada 3-7 Juli 2021.

Dari 332 dugaan tindak pidana itu, 208 dilakukan penyelidikan, 18 dilakukan penyidikan, 103 penyidikan tindak pidana ringan, dan tiga dilakukan restorative justice.

Satu di antaranya ada di Jawa Tengah dimana petugas Covid-19 dihadang dan diancam menggunakan senjata tajam (sajam).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan petugas Covid-19 yang hendak menjemput pasien dihadang.

Baca Juga: PPKM Darurat, Anggaran Kesehatan Naik Tembus Rp 185,85 Triliun

Penghadang yang kemudian menjadi tersangka itu mengancam petugas menggunakan senjata tajam (sajam).

“Saya jelaskan ada satu kejadian yaitu penghadangan petugas penjemput pasien Covid oleh tersangka dengan menggunakan sajam yang dilakukan di wilayah Jateng," katanya, Kamis 8 Juli 2021.

Selain itu, Polri juga melakukan penyelidikan ke toko obat atau apotek, distributor obat, distributor oksigen.

Hal ini bertujuan mengantisipasi kelangkaan obat dan oksigen saat selama lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi.

Baca Juga: Ini 8 Prosedur Isolasi Mandiri yang Baik dan Benar Menurut Kemenkes

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X