KKP Bangun 5 Dermaga Apung, TIngkatkan Konektivitas Antarpulau

- Jumat, 9 Juli 2021 | 11:00 WIB
Dermaga apung yang akan dibangu KKP. (humas KKP)
Dermaga apung yang akan dibangu KKP. (humas KKP)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lima dermaga apung akan dibangun Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai media konektivitas antarpulau atau wilayah di Indonesia.

Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tojo Una-Una, Kota Bima, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Indragiri Hilir.

“Pembangunan dermaga apung merupakan jawaban atas kebutuhan prasarana di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil/terluar,” kata Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Hendra Yusran Siry.

Baca Juga: Kabar Penutupan SPBU pada 12-17 Juli, Pertamina Pastikan Hoaks

Dia menuturkan, yujuannya untuk meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Selain itu, hal ini juga dimaksudkan untuk mendorong pemberdayaan, meningkatkan partisipasi dan kapasitas masyarakat dalam mengelola pesisir dan pulau-pulau kecil,” ujarnya.

Dermaga apung yang merupakan tempat tambat labuhnya kapal yang mengapung di atas air, memiliki tiga komponen utama.

Pertama, struktur dermaga/darat yang menjorok ke laut, kedua penghubung antara struktur dan platform, dan landasan dermaga apung yang berbahan high-density polyethylene/low-density polyethylene (HPDE/LDPE).

Baca Juga: Krisis Tenaga Medis, NU Sarankan Perekrutan Sukarelawan

Lebih lanjut Hendra menambahkan saat ini moda transportasi yang dimiliki masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil/terluar untuk beraktivitas adalah perahu/sampan kayu kecil dengan rata-rata di bawah 5 GT.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X