PWI Larang 20 Ribu Anggotanya Ikut UKW Lembaga yang Tak Patuhi UU Pers

- Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:45 WIB
Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari saat memberi penjelasan soal UKW. (suaramerdeka.com / dok PWI)
Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari saat memberi penjelasan soal UKW. (suaramerdeka.com / dok PWI)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) melarang sekitar 20.000 anggotanya mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang pelaksanaannya bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

PWI secara tegas menyatakan bahwa satu-satunya lembaga yang memiliki legitimasi untuk melakukan pengaturan dan penyelenggaraan UKW adalah Dewan Pers.

Lembaga Uji (LU) yang bisa menguji kompetensi wartawan sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers adalah LU yang telah tersertifikasi oleh Dewan Pers.

Baca Juga: Prakiran Cuaca Semarang 27 Agustus 2022: Cerah Berawan, Ada Potensi Diguyur Hujan Ringan

Demikian pernyataan Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari menyikapi adanya sejumlah lembaga atau organisasi yang menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan tetapi tidak sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999, Jumat 26 Agustus 2022.

“Anggota PWI itu banyak, lebih dari 20.000 orang. Kami bertanggung jawab dan mengingatkan mereka agar tidak tergoda uji kompetensi yang diselenggarakan organisasi yang tidak jelas dan tidak paham kode etik,” ujar Atal Sembiring Depari didampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Wakil Sekjen PWI Pusat Suprapto Sastro Atmojo, dan penasihat PWI Pusat Agus Sudibyo.

Atal juga mengingatkan anggota PWI di seluruh Indonesia agar tidak terjebak dalam bujuk rayu dan tipu muslihat dari lembaga lain yang seolah-olah memiliki legitimasi menyelenggarakan UKW.

Baca Juga: Baca Asmara Zodiak Hari Ini 27 Agustus 2022: Perjalanan Cinta Cancer, Virgo Gelisah, Sosok Spesial Temui Leo

Padahal mereka tidak mengerti kerja jurnalistik yang benar serta tidak paham UU Pers.

Lembaga uji yang bisa menggelar UKW adalah lembaga uji yang tersertifikasi oleh Dewan Pers.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X