Moeldoko Beri Perhatian Khusus pada Banjir Rob Cirebon

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:05 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (suaramerdeka.com / dok KSP)
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (suaramerdeka.com / dok KSP)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko merespon keluhan petani garam di desa Rawaurip, kecamatan Pangenan, kabupaten Cirebon, terkait banjir rob yang terjadi sejak bulan Juli.

Di mana, banjir yang disebabkan meluapnya air laut pasang tersebut, membuat ratusan hektare lahan pertanian garam terendam air, dan petani mengalami gagal panen.

Moeldoko mengungkapkan, abrasi dan rob yang terjadi di desa Rawaurip sudah berlangsung dalam waktu dua tahun terakhir.

Baca Juga: Sabar Rejekine Jembar! 4 Weton Ini Sangat Beruntung di Bulan Safar, Hoki Melesat bak Panah Sri Rama

Abrasi dan rob, lanjut dia, dikarenakan lingkungan sekitar terutama bibir pantai mengalami kerusakan, sehingga tidak ada tanggul alami untuk mencegah air laut masuk ke area tambak garam.

“Memang salah satu yang dikeluhkan oleh petani saat saya berkunjung ke sana (desa Rawaurip) pada akhir tahun lalu yaitu soal abrasi dan rob. Sebab kondisi lingkungan di bibir pantai rusak dan butuh revitalisasi,” kata Moeldoko, di Jakarta, Kamis 25 Agustus 2022.

Sebagai informasi, pada 8 Oktober 2021, Moeldoko melakukan kunjungan kerja di desa Rawaurip, Cirebon.

Baca Juga: Intip Bocoran Prediksi Cinta Zodiak Cancer, Gemini, Taurus, Aries, Pisces, Aquarius, Jumat 26 Agustus 2022

Pada kesempatan itu, Moeldoko mendengar berbagai keluhan petani garam.

Salah satunya soal abrasi dan rob.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X