Keliling dari Hajatan Satu ke Hajatan Lain

Red
- Rabu, 7 Juli 2021 | 04:47 WIB
SM/Ryan Rachman : IMBAU WARGA : Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Bojongsari memberikan imbauan kepada warga untuk menunda hajatan selama penerapan PPKM Darurat, Selasa (6/7). (55)
SM/Ryan Rachman : IMBAU WARGA : Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Bojongsari memberikan imbauan kepada warga untuk menunda hajatan selama penerapan PPKM Darurat, Selasa (6/7). (55)

Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Purbalingga belum sepenuhnya ditaati warga. Karena itu, Tim Satgas Penanganan Covid-19 terus bergerak untuk sosialisasi.

SALAH satu indikasi ketidakpatuhan warga yakni masih banyaknya hajatan yang minim protokol kesehatan.

Mengetahui hal tersebut, Tim Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan hampir tak pernah berhenti berkeliling dari hajatan satu ke hajatan lain. Mereka terus memberi imbauan secara halus agar yang bersangkutan menunda mbaranggawe- nya.

”Hari ini (kemarin) kami (Satgas Penanganan Covid-19) mendatangi tiga desa. Banjaran, Beji, dan Pagedangan. Bahkan ada tiga hajatan sekaligus di satu desa,” kata Camat Bojongsari, Titis Panjer Rahino, Selasa (6/7). Pihaknya secara halus memberikan pemahaman kepada warga yang menggelar hajatan itu. Sesuai surat edaran Bupati, karena penerapan PPKM Darurat, untuk sementara acara masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus ditunda.

”Kita tahu, hajatan ini kan berpotensi menimbulkan kerumunan. Belum lagi masih ada warga yang kondangan tidak mengenakan masker, tidak cuci tangan terlebih dahulu, dan duduknya saling berdempetan. Padahal itu kan cara paling cepat penularan virus Covid-19,” terang Titis.

Warga yang hajatan pun diberi pemahaman secara halus. Mereka juga diminta untuk membongkar tenda yang sudah dipasang.

Untungnya, mereka patuh dengan imbauan tim Gugus Tugas Covid-19 untuk menunda resepsi hajatannya. Hanya ijab kabul saja yang tetap digelar dengan hadirin maksimal 30 orang. ”Alhamdulillah, nggak ada yang ngeyel. Mereka patuh dan mau memahami kondisi,” katanya.

Hal serupa dilakukan oleh Satgas Covid- 19 Kecamatan Kalimanah. Mereka secara persuasif mengimbau kepada sejumlah warga yang berencana menggelar hajatan di hari kedua PPKM Darurat. Yang ditemui kemarin yakni di Kelurahan Kalikabong dan Desa Blater.

Dalam hajatan tersebut, tuan rumah juga menyediakan tempat duduk serta makan di tempat.

”Tidak hanya itu, kami juga temukan kerumunan dalam aktivitas lomba burung merpati di Desa Klapasawit,” kata Kapolsek Kalimanah AKP Setiadi. Kapolsek mengatakan, berlakunya PPKM Darurat Covid-19 di wilayah Kabupaten Purbalingga diimbangi dengan pelaksanaan patroli dan pemantauan.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X