Belum Puas Pelaksanaan PPKM Darurat, Ridwan Kamil Minta Razia Industri Diintensifkan

- Selasa, 6 Juli 2021 | 19:37 WIB
Ridwan Kamil. (suaramerdeka.com / dok)
Ridwan Kamil. (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengaku tak puas dengan awal-awal pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlaku sejak 3-20 Juli mendatang di wilayahnya.

Mobilitas masyarakat yang diproyeksikan bisa berkurang drastis ternyata masih relatif tinggi. Untuk itu, pihaknya akan mengintensifkan sejumlah cara termasuk penindakan terhadap warga dan pihak lainnya yang dianggap bandel.

"Belum memuaskan. Target penurunan mobilitas 30 persen tapi ini capaiannya baru di angka 17 persen. Karenanya, ke depan akan banyak penyekatan dan penindakan termasuk tipiring kita gelar di jalan," katanya secara daring usai rakor penanganan Covid-19, Selasa (6/7).

Baca Juga: Polda Jateng Usut Kasus Warga Intimidasi Satpol PP saat Penertiban PPKM Darurat di Pasar Klitikan

Menurut dia, kondisi tersebut menunjukan bahwa masyarakat masih belum sepenuhnya paham akan urgensi PPKM Darurat. Kedisiplinan mereka belum bisa diharapkan sehingga pihaknya masih harus kerja keras dalam upaya menekan laju penyebaran kasus Covid-19.

"Disiplin rendah, karenanya penindakan intensif," tandas mantan Walikota Bandung itu. Tak hanya warga, kalangan industri pun menunjukan sikap yang tak jauh berbeda. Karenanya, industri jadi target penindakan pula.

Ketentuan bekerja dari rumah (WFH) tak sepenuhnya dijalankan mereka. Hal itu merujuk pada identifikasi yang dilakukan. Bahkan sebagian dari mereka tak mempunyai Satgas Covid-19.

Karenanya, karyawan yang terpapar positif tak ditangani namun cukup dipulangkan dari tempat kerja. Buntutnya, berkembang klaster keluarga di lingkungan tempat tinggal sang pekerja.

Baca Juga: Meski PPKM Darurat, Pemkab Belum Prioritaskan Pelajar sebagai Penerima Vaksin Covid-19

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X