Masuk Indonesia Wajib Karantina 8 Hari, Biaya PMI, Mahasiswa, Pelajar Ditanggung Pemerintah

- Selasa, 6 Juli 2021 | 10:24 WIB
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas Penanganan Pandemi Covid-19, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (07/06/2021). (Humas Setkab/Rahmat)
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas Penanganan Pandemi Covid-19, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (07/06/2021). (Humas Setkab/Rahmat)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah mengubah aturan perjalanan internasional menyusul lonjakan kasus Covid-19 saat Indonesia memasuki gelombang kedua.

Satgas memperpanjang masa karantina bagi seluruh pelaku perjalanan internasional yang masuk wilayah Indonesia dari 5x24 menjadi menjadi 8x24 jam atau menjadi delapan hari masa karantina.

"Seluruh pelaku perjalanan internasional baik yang berstatus WNI maupun WNA harus mengikuti persyaratan. Pada saat kedatangan dilakukan tes ulang RT-PCR dan diwajibkan menjalani karantina selama 8x24 jam," ujar Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito.

Baca Juga: Kasus Kematian Covid-19 Jawa Tengah, Semarang-Kudus-Solo Sumbang 30 Persen

Ganip menjelaskan seluruh biaya karantina WNI seperti Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar, mahasiswa atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri akan ditanggung pemerintah.

Sementara bagi WNI di luar kriteria itu dan WNA, termasuk diplomat di luar kepala diplomat asing dan keluarga kepala perwakilan asing harus menjalani karantina di tempat akomodasi.

Tempat itu sudah mendapatkan sertifikasi penyelanggaraan akomodasi oleh Kemenkes dengan biaya ditanggung secara mandiri masing-masing pelaku perjalanan.

Baca Juga: Penanganan Pandemi Covid-19, Menteri PANRB: ASN Harus Terlibat Aktif

Ganip menambahkan untuk kepala perwakilan asing dan keluarga yang bertugas di Indonesia dapat melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing selama 8x24 jam.

Selanjutnya, bagi seluruh pelaku perjalanan internasional tersebut dilakukan tes RT-PCR pada hari ketujuh karantina.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X