Selama PPKM Darurat, Polisi Tidak Langsung Bubarkan Kegiatan Ibadah

- Minggu, 4 Juli 2021 | 07:17 WIB
Kegiatan shalat berjamaah di masjid. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Kegiatan shalat berjamaah di masjid. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Selama pemberlakuan PPKM Darurat, seluruh tempat ibadah dianjurkan untuk tutup sementara.

Serta masyarakat diimbau beribadah di rumah-rumah masing.

Seandainya ada kegiatan beribadah, seperti shalat di masjid, maka polisi yang tengah melakukan patroli tidak langsung membubarkan kegiatan ibadah.

Baca Juga: Panglima TNI Puji Dedikasi Nakes Hadapi Covid 19: Kalian Ksatria-Ksatria Negara

"Kalau misalkan nanti kemudian masih berlangsung, kita tidak akan serta-merta kalau orang sudah salat kemudian dibubarkan. Ini nanti akan mengundang persoalan baru. Paling tidak kita coba lakukan edukasi dan pemberitahuan terkait dengan kebijakan pemerintah," kata
Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Imam Sugianto, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, minggu, 4 Juli 2021.

Imam Sugianto mengatakan, kepolisian dan TNI akan melakukan patroli ke masjid-masjid untuk memberikan edukasi.

"Jadi nanti dengan cara patroli, rekan-rekan kita yang di bawah itu bersama TNI yang di bawah, tentunya nanti akan menggandeng pemangku kebijakan terkait, mendatangi surau-surau atau masjid-masjid di tingkat kecamatan," jelasnya.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X