Krisis Nakes, Wali Kota Magelang Siap Jadi Relawan

- Jumat, 2 Juli 2021 | 14:42 WIB
RELAWAN NAKES: Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz memberikan keterangan pers seputar kesiapannya menjadi relawan tenaga kesehatan. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
RELAWAN NAKES: Wali Kota Magelang, dr Muchamad Nur Aziz memberikan keterangan pers seputar kesiapannya menjadi relawan tenaga kesehatan. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Magelang, Joko Budiyono mengutarakan, pihaknya sudah menjalin komitmen dengan perguruan tinggi, sekolah tinggi, Poltekkes yang bergerak di bidang kesehatan dan keperawatan. Nantinya, setiap mahasiswa yang bergabung dengan relawan akan mendapatkan fasilitas insentif dan alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Kita siapkan anggaran Dana Tak Terduga (DTT) APBD Kota Magelang. Nanti penempatannya bisa di RS darurat, atau rumah sakit rujukan, tergantung kebutuhan. Kalau itu masih mahasiswa, maka harus ada tenaga ahli yang mendampingi mereka," paparnya.

Sekda Kota Magelang itu menyebutkan, kebutuhan nakes memang sudah kritis. Apalagi RSUD Tidar juga telah menambah satu bangsal baru untuk penanganan Covid-19, sehingga IGD yang sempat ditutup, kini sudah dibuka lagi.

“Bangsal RSUD Tidar ditambah satu, sehingga sekarang ada 9 bangsal. Tetapi persoalannya, adalah SDM nakes. Maka dari itu, dengan penambahan relawan diharapkan dapat mengatasi kekurangan nakes ini," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X