Ada 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos, Wakil Ketua MPR: Penyaluran saat PPKM Darurat harus Tepat Sasaran

- Jumat, 2 Juli 2021 | 13:31 WIB
Dana Bansos/Ilustrasi Istimewa
Dana Bansos/Ilustrasi Istimewa


JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketegasan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Jawa-Bali harus diimbangi dengan kelancaran dan ketepatan pemberian bantuan sosial (bansos) bagi kelompok masyarakat terdampak.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat 2 Juli 2021 mengatakan isu data ganda hingga sejumlah masalah akurasi data penerima bansos harus segera dicarikan solusinya, agar kebijakan PPKM darurat tidak menciptakan gejolak sosial baru di tengah masyarakat.

"Isu yang mengemuka terkait bansos saat ini adalah akurasi data penerima yang dinilai masih rendah. Hal ini berpotensi membuat bansos tidak tepat sasaran, akibatnya kelompok masyarakat terdampak PPKM darurat menanggung beban lebih berat," katanya.

Baca Juga: Ki Manteb Sudharsono Diketahui Positif Covid-19 Sebelum Meninggal Dunia

Apalagi akhir Mei lalu dikejutkan dengan laporan Menteri Sosial kepada DPR, bahwa pihaknya menemukan 21 juta data ganda penerima bansos.

Momentum penyaluran bansos pada PPKM darurat ini, menurut Lestari, bisa sekaligus dimanfaatkan oleh para pemangku kepentingan untuk memperbaharui data penerima bansos, agar lebih akurat.

Dengan akurasi data yang tinggi penerima bansos, Lestari berharap, bila ada sejumlah kebijakan atau peristiwa yang berdampak pada kelompok sosial masyarakat tertentu bisa segera diatasi lewat bantuan yang tepat sasaran.

Lestari menilai, pada kebijakan PPKM darurat jumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan bantuan bertambah, karena selain kelompok masyarakat terdampak kebijakan ada juga kelompok masyarakat yang menjalani isolasi mandiri dan tidak mampu.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Lestari mengajak masyarakat atau komunitas yang memiliki kemampuan lebih secara finansial dan akses bisa ikut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X