Solo Butuh Rp 9 Miliar untuk UMKM Terdampak

Red
- Jumat, 2 Juli 2021 | 01:20 WIB
SM/Asef F Amani - RUMAH SAKIT DARURAT :Petugas Satlinmas Kota Magelang gotong-royong menyiapkan fasilitas tempat tidur di lapangan indoor tenis Moncer Serius yang akan dijadikan rumah sakit darurat penanganan pasien Covid-19 oleh Pemkot Magelang, kemarin.(55)
SM/Asef F Amani - RUMAH SAKIT DARURAT :Petugas Satlinmas Kota Magelang gotong-royong menyiapkan fasilitas tempat tidur di lapangan indoor tenis Moncer Serius yang akan dijadikan rumah sakit darurat penanganan pasien Covid-19 oleh Pemkot Magelang, kemarin.(55)

SURAKARTA-Pemkot Surakarta tengah merumuskan aturan teknis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Salah satu kebijakan yang sedang dimatangkan adalah rencana pemberian bantuan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak.

”Selama ini kami memberikan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang menjalani karantina mandiri, berupa sembako. Tapi bagi UMKM kemungkinan ada sendiri, karena pastinya usaha mereka juga terpengaruh PPKM Darurat,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Ahyani, usai rapat koordinasi persiapan PPKM di Balai Kota, Kamis (1/7).

Ahyani mengatakan, Pemkot butuh anggaran sekitar Rp 8-9 miliar guna mendukung kebijakan tersebut dan pemberlakuan PPKM Darurat. ”Dari data kami ada sekitar 17.000 pelaku UMKM. Mungkin masing-masing UMKM akan mendapatkan bantuan sekitar`Rp 500.000. Kalau bantuan untuk warga yang karantina kan jalan terus,” tambahnya.

Terkait sektor-sektor terdampak PPKM Darurat lain, Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Surakarta ini menjelaskan jika Pemkot masih butuh mendetailkan teknis pelaksanaan pembatasan.

Pembatasan-pembatasan itu akan disesuaikan aturan PPKM dari pemerintah pusat. ”Aturan itu sifatnya instruktif. Jadi tinggal diterjemahkan dan dilaksanakan saja. Usaha kuliner misalnya, hanya boleh melayani take away,” tegasnya.

Untuk pasar tradisional yang beroperasi malam hari, lanjut Ahyani, juga akan ditutup. ”Pabrik, tempat usaha lain juga akan menyesuaikan. Kan ada pembagian sektor esensial dan critical,” terang Sekda.

Wali Kota Gibran Rakabuming Raka menerangkan, kebijakan PPKM Darurat di Solo akan diatur dalam surat edaran (SE) Wali Kota. ”Silakan nanti teman-teman media mempelajarinya. Tugas kami adalah mengamankan dan melaksanakan kebijakan pemerintah pusat,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sepekan terakhir, lonjakan kasus covid-19 di Klaten sangat tinggi. Semua ruang rawat khusus Covid-19 di rumah sakit penuh. Bahkan penambahan yang dilakukan pun langsung terisi pasien. Kini, Klaten mempunyai RS darurat khusus pasien covid-19 yakni RS PKU Muhammadiyah Prambanan.

”RS PKU Muhammadiyah Prambanan akan menjadi RS darurat khusus pasien covid-19 mulai Kamis 1 Juli 2021. Saat ini, BOR di rumah sakit sudah 100 persen, jadi kami upayakan menambah tempat tidur,” kata Bupati Sri Mulyani pada peresmian RS darurat dengan kapasitas 50 tempat tidur.

Halaman:

Editor: Imron Rosadi

Tags

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X