Tekan Laju Covid-19, Jokowi Segera Umumkan PPKM Darurat di Jawa-Bali

Red
- Rabu, 30 Juni 2021 | 19:50 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). SM/Do;. presidenri.go.id
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). SM/Do;. presidenri.go.id

JAKARTA, suaramerdeka.com - Untuk menekan laju Covid-19 Presiden Joko Widodo atau Jokowi menagaskan bahwa pemerintah akan segera memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

Kendati belum diputuskan kapan kebijakan ini mulai berlaku, Presiden mengatakan bahwa aturan teknis PPKM darurat sudah masuk finalisasi di bawah koordinasi Kemenko Bidang Perekonomian.

"Hari ini ada finalisasi kajian untuk kita melihat karena lonjakan sangat tinggi, dan kita harapkan selesai karena diketuai oleh Pak Airlangga Menko Ekonomi untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat," kata Jokowi, saat membuka Munas VIII Kadin, di Kendari, Rabu 30 Juni 2021.

Baca Juga: Pemerintah Salah Persepsi Soal Lockdown, Epidemiolog: Tak Mungkin Dilakukan di Indonesia

Jokowi belum bisa memastikan berapa minggu PPKM darurat akan diberlakukan. Namun Jokowi sudah memetakan sejumlah daerah yang akan memberlakukan PPKM darurat tersebut.

"Nggak tahu nanti keputusannya apakah seminggu atau dua minggu, karena petanya sudah kita ketahui semuanya, khusus hanya di Pulau Jawa dan Pulau Bali," ujarnya.

Jokowi mengatakan PPKM Darurat hanya berlaku di Pulau Jawa dan Bali. Sebab, di wilayah ini ada 44 kabupaten dan kota serta enam provinsi yang nilai asesmennya empat.

Baca Juga: Sentra Vaksinasi di Holy Stadium Dibuka, Targetkan 6.000 Orang Divaksin Setiap Hari

"Di sini ada 44 kabupaten/kota serta 6 provinsi yang nilai asesmennya 4, kita adakan penilaian secara detail yang ini harus ada treatment khusus sesuai yang ada di indikator laju penularan WHO," tambah Jokowi.

 

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X