Ruang Fiskal Terbatas, BKKBN Tetap Lakukan Intervensi Penanganan Stunting dengan Tertib

- Rabu, 30 Juni 2021 | 13:30 WIB
Stunting pada anak. (suaramerdeka.com / dok)
Stunting pada anak. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - meskipun dengan ruang fiskal yang terbatas akibat pandemi, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tetap melakukan kegiatan intervensi penanganan stunting dengan tertib dan fokus.

Hal ini diungkapkan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam  Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-28 Tahun 2021.

“Dalam hal ini menyiapkan semua calon ibu dalam pelaksanaan terukur yang nantinya akan hamil harus dilakukan screening terkait dengan status nutrisinya. Agar nanti ketika hamil bisa hamil dalam keadaan sehat [dan] tidak melahirkan anak yang stunting,” paparnya.

Di samping itu, imbuh Hasto, BKKBN juga mengawal para ibu yang sedang hamil agar tidak terjadi kehamilan dengan pertumbuhan janin yang tidak sehat. Begitu juga mengawal setelah lahir, utamanya sampai seribu hari kehidupan pertama.

Baca Juga: Pemkab Sleman Tetap Membuka Obwis Meski Warga Diminta Berdiam di Rumah

“Langkah penting yang juga sudah dilakukan BKKBN adalah melakukan pendataan keluarga di tahun 2021 sebanyak 71.856.849 KK [kepala keluarga].”

“Alhamdulillah sudah terselesaikan pendataan sebesar 96,78 persen atau sebesar 69.542.868 KK. Data tersebut termasuk di dalamnya adalah KK dengan keluarga yang rawan atau risiko tinggi melahirkan anak stunting,” paparnya.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB
X