DPR Bisa Panggil PTPN V, Buntut Konflik dengan Petani

- Selasa, 29 Juni 2021 | 06:30 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip. (suaramerdeka.com / dok)
Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip mendesak PT Perkebunan Nusantara V (PTPN V) segera menyelesaikan konfliknya dengan para petani.

Kedua pihak diminta mematuhi aturan main yang sudah disepakati bersama. Pihaknya bisa saja memanggil PTPN V dan juga pihak petani.

"Untuk mengetahui duduk persoalannya, bisa saja Komisi IV DPR memanggil PTPN V dan juga pihak petani untuk mencari jalan keluar," ujar I Made Urip yang juga Ketua DPP PDIP, Senin (28/6).

Berdasarkan pengalamannya selama di Komisi IV yang antara lain membidangi perkebunan, pertanian dan kehutanan, tidak sedikit petani yang berkonflik dengan perusahaan perkebunan.

Baca Juga: Sering Dihujatan Netizen, Amanda Manopo: Saya Nggak Mau Ambil Pusing

"Solusinya ya harus duduk bersama, bermusyawarah untuk mencari jalan keluar. Jika mentok, maka pihak yang merasa dirugikan bisa menempuh jalur hukum," jelasnya.

Aparat penegak hukum, apakah Polri atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Made, jika sudah mendapat laporan, maka harus segera bertindak. "Itu supaya di lapangan tidak terjadi konflik fisik. Selesaikanlah konflik secara hukum," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi konflik antara PTPN V dan para petani yang tergabung dalam Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) di Desa Pangkalan Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau.

Baca Juga: Kemnaker Ajak Pemerintah Austria Kembangkan BLK Maritim

Pihak Kopsa M bahkan telah melaporkan PTPN V ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, dan KPK terkait dugaan tindak pidana korupsi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Said Didu Vs Fahri Hamzah, Beda Pandangan soal KPK

Rabu, 1 September 2021 | 11:34 WIB
X