Dana Rp 2 Triliun Siap, Kemenag Segera Bayar Selisih Tunjangan Guru

- Senin, 28 Juni 2021 | 09:48 WIB
Kantor Kemenag. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)
Kantor Kemenag. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)

Surat Menkeu itu menetapkan alokasi tambahan anggaran 2.030.479.924.000.

Selanjutnya, Menag menginstruksikan pada seluruh pimpinan satuan kerja untuk bertanggung jawab, dan mempercepat pencairan anggaran ini sesuai dengan mekanisme dan regulasi keuangan yang berlaku.

"Jaga akuntabilitas. Tidak boleh ada pemotongan dan penyelewengan," tegasnya.

Gus Yaqut berharap terbayarnya selisih tukin yang terutang ini bermanfaat bagi para guru dan dosen, utamanya dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"Terus berupaya tingkatkan keterampilan, produktivitas, dan kualitas sesuai dengan kebutuhan pembangunan negara dan sesuai tantangan zaman," tandasnya.

Dokumen Pencairan

Sementara itu Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain mengingatkan setiap satuan kerja madrasah untuk melakukan upaya dini untuk memaksimalkan keterserapan dan menghindari adanya sisa realisasi anggaran.

Jika tersisa, kata dia, anggarannya harus dikembalikan ke Kas Negara.

Satker madrasah  diminta segera menyiapkan dokumen pencairan berdasarkan data penerima pembayaran selisih tunjangan kinerja (tukin) yang sudah diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Dokumen yang disiapkan harus valid, akurat, benar, dan bisa dipertanggungjawabkan secara rinci.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X