Dana Rp 2 Triliun Siap, Kemenag Segera Bayar Selisih Tunjangan Guru

- Senin, 28 Juni 2021 | 09:48 WIB
Kantor Kemenag. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)
Kantor Kemenag. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah menyetujui usulan anggaran untuk pembayaran selisih tunjangan kinerja guru dan dosen binaan Kementerian Agama yang terutang sejak 2015 hingga 2018 sebesar Rp 2 triliun.

Saat ini dana itu sudah berada di DIPA masing-masing Satuan Kerja. Anggaran tersebut sudah bisa dicairkan melalui KPPN setempat masing-masing.

Pembayaran selisih tunjangan ini diperuntukkan bagi 95.930 tenaga pendidik, terdiri atas 85.820 guru dan 10.100 dosen.

Baca Juga: Angka Ibu Hamil dan Bayi Terpapar Covid-19 Capai 35.099

Mereka tersebar pada 2.455 satuan kerja, meliputi: Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Kanwil Kementerian Agama Provinsi, Kankemenag Kabupaten/Kota, serta Madrasah Tsanawiyah (MTsN), dan Madrasah Aliyah (MA).

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengaku sejak dilantik menjadi Menag kerap mendapat keluhan dari guru terkait selisih tunjangan yang tidak kunjung dibayar.

Merespons keluhan itu, Kemenag mengomunikasikan masalah itu dengan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Lahan Terbatas, MUI Sarankan Pemakaman Massal

Sebagai tindak lanjut, Menag mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan No B-071/MA/KU.01.1/03/2021 tanggal 16 Maret 2021 tentang Usulan Tambahan Anggaran tahun 2021.

"Alhamdulillah, Menteri Keuangan langsung memberikan respons positif dengan menerbitkan Surat No: S-103/MK.2/2021 tanggal 30 Mei 2021 tentang Penetapan Satuan Anggaran Bagian Anggaran 999.08 (SABA 999.08) dari BA BUN,’’ katanya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X