Tanam Perdana Demplot Varietas Unggul Baru, Tingkatkan Nilai Tambah dan Pendapatan Petani

- Minggu, 27 Juni 2021 | 16:43 WIB
Tanam perdana demplot varietas unggul baru padi khusus spesifik digelar di areal seluas 2 hektare (ha), Kelurahan Situgede. (suaramerdeka.com / dok)
Tanam perdana demplot varietas unggul baru padi khusus spesifik digelar di areal seluas 2 hektare (ha), Kelurahan Situgede. (suaramerdeka.com / dok)

BOGOR, suaramerdeka.com - Tanam perdana demplot varietas unggul baru padi khusus spesifik digelar di areal seluas 2 hektare (ha), Kelurahan Situgede, yang merupakan bagian dari demplot seluas 10 ha di Kota Bogor.

Hadir pula Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Dr. Yudi Sastro,  Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Ir. Hj. Endang Setyawati  Thohari, DESS., M.Sc., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian,  peneliti, dan beberapa jajaran dari Pemerintah Daerah Kota Bogor.

Upaya Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) kali ini, adalah sebagai penyediaan varietas unggul padi khusus spesifik lokasi dan teknologi pendukungnya.

Baca Juga: Vaksinasi Polres Kendal Sasar Generasi Milenial

Ditargetkan hasil tanam perdana diareal yang sangat terbatas bisa dikuti petani-petani lain dan bisa dihasilkan benih unggul padi khusus untuk memenuhi kebutuhan benihnya.

Varietas padi khusus dan fungsional yang dimaksud adalah varietas Pamera (padi merah aromatik), Pamelen (padi merah pulen), Paketih (padi ketan putih), Arumba, Inpari IR Nutri zinc, Baroma, Tarabas dan Jaliteng.

Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry pada beberapa kesempatan menyampaikan bahwa telah terjadi pergeseran terhadap fungsi beras, yang tidak lagi hanya sebagai makanan pokok saja namun juga untuk memenuhi gizi tambahan.

Perakitan varietas unggul padi di Balitbangtan salah satunya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan atas permintaan beras yang bermanfaat untuk kesehatan.

Baca Juga: Babinsa Wonosari Kawal Vaksinasi Covid-19 Warga di RPSD Klaten

“Ketersediaan varietas padi khusus dengan kualitas tinggi akan memberikan pilihan bahan pangan sehat dan membuka peluang pasar yang luas dan menekan impor,” lanjutnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X