Kota Semarang Kembali Masuk Zona Merah, Jateng Tertinggi Nasional

- Sabtu, 26 Juni 2021 | 09:16 WIB
Kasus covid-19. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)
Kasus covid-19. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Perkembangan kasus Covid-19 Jawa Tengah pekan ini berada dalam tren negatif, termasuk Kota Semarang.

Sejak terbebas dari zona merah awal tahun ini, pekan ini, Kota Lunpia  kembali masuk zona merah bersama tujuh kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.

Berdasarkan analisis data Covid-19 per 20 Juni 2021, zona merah secara nasional melonjak tidak mengalami perubahan, tetap 29 kabupaten/kota.

Baca Juga: Covid-19 Jawa Naik Hampir 200 Persen, Waspada Mendekati Puncak

Sama seperti pekan lalu, 29 wilayah zona merah hanya tersebar di dua pulau, yakni Pulau Jawa dan Sumatera.

Bedanya pekan ini provinsi di Jawa mendominasi dengan 23 zona merah dan Sumatera enam zona merah.

Peta sebaran zona merah di Jawa pekan ini merata. Enam provinsi memiliki daerah dengan risiko tinggi Covid-19.

Baca Juga: Presiden Sidak PPKM Mikro di Rawasari, Tekankan Pentingnya Implementasi di Lapangan

Jawa Tengah mencatat terbanyak zona merah (8), disusul DKI Jakarta dan DI Yogyakarta masing empat, Jawa Timur (tiga), Jawa Barat dan Banten (dua). Adapun Sumatera tersebar di Kepulauan Riau (dua), Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara masing-masing satu daerah.

Data terbaru Satgas Covid-19 Nasional, sepekan terakhir ini, zona merah di Jateng naik dari tujuh menjadi delapanj tanpa zona kuning, sehingga 27 daerah lainnya masuk zona oranye (risiko sedang Covid-19).

Data delapan zona merah kabupaten/kota terbaru, yakni Kota Semarang, Wonogiri, Kudus, Pati, Kendal, Tegal, Semarang, dan Jepara.

Disusul DKI Jakarta empat zona merah, yakni Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Dimana Jakarta Utara (oranye) dimana Kepulauan Seribu (kuning).

Selain DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta juga punya empat zona merah yakni Sleman, Bantul, Gunungkidul dan Kota Yogyakarta dimana Kulonprogo (oranye). Jawa Timur tiga zona merah yakni Ponorogo, Ngawi dan Bangkalan. Adapun Sumenep (kuning) dan 34 daerah lainnya oranye.

Berikutnya, Jawa Barat punya dua zona merah yakni Bandung dan Kota Bandung serta 25 daerah lainnya zona oranye tanpa kuning. Banten juga mencatat dua zona merah (Kota Tangerang dan Tangerang) dan delapan zona oranye tanpa kuning.

Sementara enam zona merah di Pulau Sumatera tersebar di Kepulauan Riau dua zona merah (Bintan dan Kota Tanjungpinang), Sumatera Utara (Kota Medan), Sumatera Barat (Kota Bukittinggi), Sumatera Selatan (Kota Palembang) dan Lampung (Kota Metro).

Secara nasional jumlah zona merah pekan ini sama seperti pekan lalu 29 kabupaten/kota (5,64 persen), zona oranye (risiko sedang) turun dari 339 menjadi 293 kabupaten/kota (57 persen), zona kuning (risiko rendah) naik dari 121 menjadi 166 kabupaten/kota (32,30  persen), lalu zona hijau tidak ada kasus naik dari 24 menjadi 25 kabupaten/kota (4,86 persen) dan zona tidak terdampak tetap 1 kabupaten/kota (0,19 persen).

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X