Pasokan Oksigen untuk Kebutuhan Medis Dipastikan Cukup, Menkes Tegaskan Hal Ini

- Sabtu, 26 Juni 2021 | 08:36 WIB
KETERANGAN: Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (14/06/2021), di Jakarta. (Humas Setkab/Agung)
KETERANGAN: Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (14/06/2021), di Jakarta. (Humas Setkab/Agung)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pasokan oksigen untuk kebutuhan medis saat ini dipastikan cukup. Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, menanggapi isu yang beredar mengenai kurangnya ketersediaan oksigen khususnya untuk perawatan pasien Covid-19.

“Kami bisa sampaikan di sini bahwa oksigen yang ada itu cukup, oksigen yang ada itu cukup,” tegasnya dalam keterangan pers secara virtual, Jumat (25/06/2021) siang.

Menkes memaparkan, saat ini kapasitas produksi oksigen oleh produsen lokal di Tanah Air sebagian besar dialokasikan untuk kebutuhan industri, yaitu sebanyak 75 persen, dan hanya 25 persen untuk kebutuhan oksigen medis.

Baca Juga: ‘Pesta’ Minuman Oplosan Hand Sanitizer, Tiga Napi Rutan Blora Tewas

Alokasi untuk industri tersebut, imbuhnya, akan dialihkan untuk produksi oksigen medis.

“Jadi ada satu perusahaan oksigen lokal yang memang memproduksi hampir 90 persen dari oksigen di rumah sakit-rumah sakit."

"Kapasitas perusahaan tersebut itu baru terpakai 25 persen, karena yang 75 persennya atau tiga kali lipat lebih besar itu digunakan untuk menyuplai industri."

"Komitmen dari perusahaan ini adalah, 75 persen ini siap diberikan untuk menyuplai oksigen di rumah sakit. Sehingga dengan demikian kita masih punya ruang yang cukup,” paparnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Bertambah 448, Angka Harian Jawa Tengah Tertinggi

Sejauh ini ada sembilan pabrik yang akan menyuplai oksigen medis tersebut, yaitu empat pabrik di Jawa Barat (Jabar), satu di Jawa Tengah (Jateng), dan empat di Jawa Timur (Jateng).

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X