Kasus Covid-19 Anak Meningkat, Epidemiolog Sebut Senjata Ada di Protokol Kesehatan

- Jumat, 25 Juni 2021 | 11:59 WIB
Ilustrasi Covid-19 pada anak. (Pixabay)
Ilustrasi Covid-19 pada anak. (Pixabay)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus Covid-19 pada anak di tanah air naik 11-12 persen. Bahkan, selama masa pandemi, jumlah kematian anak balita meningkatkan hingga 50 persen atau ada 1.000 kematian pada anak setiap minggunya.

Menyikapi kondisi ini, Epidemiolog UGM, dr. Citra Indriani, MPH menuturkan, sebenarnya sejak awal anak-anak mempunyai risiko untuk terinfeksi sars cov-2.

Di DIY sendiri kasus pertama Covid-19 adalah pada anak-anak. Namun begitu, pada saat awal pandemi, pengetahuan yang ada tentang infeksi virus ini pada anak menunjukkan bahwa gejala yang terjadi pada anak adalah sedang ke berat.

“Pengetahuan kita belum sepenuhnya lengkap untuk virus ini, sehingga masih berkembang, apalagi virus pun mengalami mutasi dan menyebabkan perubahan karakternya,” kata Citra, Jumat (25/6) seperti dilansir dari lama resmi UGM.

Baca Juga: Protokol Kesehatan Tidak Bisa Ditawar, Bila Pandemi Ingin Terkendali

Vaksin yang ada sekarang ini, kata dr Citra, belum direkomendasikan untuk anak karena semua vaksin ketika akan digunakan harus melalui uji terlebih dahulu untuk efikasinya apakah memberikan manfaat atau tidak meskipun pada saat kegawatdaruratan.

“Pada saat ini memang kita masih dan harus menunggu hasil uji klinis pada kelompok anak sebelum bisa kita berikan ke anak-anak,” ujarnya.

Meski sudah ada vaksin yang sudah direkomendasikan oleh WHO SAGE (Strategic Advisory Group of Expert) untuk mereka yang berusia lebih dari 12 tahun yaitu Pfizer/Biontech.

Sejauh ini, anak-anak memang belum menjadi prioritas secara global, namun dengan perkembangan situasi dan bukti ilmiah yang dihimpun, menurutnya, bisa jadi akan ada rekomendasi baru dan akan mengubah kebijakan.

Baca Juga: Efek Samping Lebih Rendah, Kemenkes Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman untuk Generasi Z dan Milenial

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X