Tiga rumah sakit Dikonversi Jadi RS khusus penanganan Covid-19

- Kamis, 24 Juni 2021 | 21:50 WIB
Tempat tidur untuk pasien Covid-19 disiapkan di Balai Diklat kota Semarang, Ketileng, belum lama ini.
Tempat tidur untuk pasien Covid-19 disiapkan di Balai Diklat kota Semarang, Ketileng, belum lama ini.

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Kesehatan mengkonversikan tiga rumah sakit yakni RSPI Sulianti Saroso, RSUP Persahabatan dan RSUP Fatmawati menjadi rumah sakit khusus penanganan Covid-19.

Hal itu didasarkan pada pemantauan peningkatan kasus konfirmasi positif di atas 10.000 kasus per hari terkini, serta guna menambah kapasitas perawatan pasien dengan kondisi sedang hingga berat.

"Dengan mengkonversi ketiga rumah sakit ini full untuk kasus Covid-19 akan membantu menambah ketersediaan da tempat perawatan," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual yang dipantau di Jakarta, Kamis (24/6).

Baca Juga: Sujiwo Tejo Soroti Pemerintah Yang Urung Lakukan Lockdown

Nadia menegaskan dari hasil pemantauan terkini, penambahan kasus positif Covid-19 secara signifikan juga membuat Kementerian Kesehatan harus menambah kapasitas keterisian tempat tidur.

Dia mengatakan rata-rata presentase keterisian tempat tidur (BOR) Covid-19 secara nasional sekitar 67-68 persen. Namun di beberapa daerah, seperti Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan DKI Jakarta sudah lebih dari 80 persen.

"Di DKI Jakarta, BOR sudah 90 persen," ujar dia.

Dengan demikian, ketiga rumah sakit yang ditunjuk untuk dikonversikan tersebut diwajibkan menambah kapasitas tempat tidur isolasi hingga ICU untuk pasien Covid-19.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Menjadi Tantangan Tersendiri bagi Industri Fashion

Seperti dipaparkan Dirut RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril, pihaknya akan menambah hingga 145 tempat tidur bagi para pasien Covid-19 baik untuk yang perlu menggunakan ruang ICU maupun non-ICU.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X