Mantan Napiter di Poso Deklarasikan Lawan Radikalisme dan Terorisme

- Kamis, 24 Juni 2021 | 19:07 WIB
Foto dokumentasi Humas Madago Raya
Foto dokumentasi Humas Madago Raya


POSO, suaramerdeka.com - Upaya Satgas Madago Raya dengan menggandeng Kementrian Agama Kabupaten Poso, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Poso, tokoh agama dan tokoh adat telah memberikan harapan terciptanya kedamaian di Bumi Sintuwu Maroso, Poso Sulawesi Tengah.

Warga masyarakat Dusun Tamanjeka Desa Masani Kec. Poso Pesisir yang dikenal dengan basis Islam radikal telah mengucapkan ikrar atau deklarasi untuk menolak dan melawan radikalisme dan terorisme, Rabu 23 Juni 2021.

Kasatgas Humas Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto melalui keterangan resmi Kamis 24 Juni 2021 mengungkapkan dengan adanya deklarasi menolak dan melawan radikalisme dan terorisme sebagaimana diucapkan warga dusun Tamanjeka yang mayoritas adalah mantan napiter semoga dapat mewujudkan Kabupaten Poso yang damai dan Poso yang lebih baik.

Baca Juga: KKN Back to Village, Ajarkan Pedagang Tradisional Tembus Pasar Online

"Upaya preemtif ini terus memberikan edukasi, pembinaan dan penggalangan kepada warga Tamanjeka Poso," katanya

Didik mengatakan dengan adanya ikrar atau deklarasi menolak dan melawan radikalisme dan terorisme ini, dapat diikuti oleh warga Kabupaten Poso yang lain sebagai perwujudan bahwa terorisme adalah musuh bersama, pungkasnya.

 

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
X