Upaya Banding Rizieq Usai Vonis 4 Tahun Penjara, Pakar Hukum: Itu Langkah Elegan

Red
- Kamis, 24 Juni 2021 | 18:41 WIB
Habib Rizieq berada di ruang sidang PN Jakarta Timur. (foto: Pikiran Rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Habib Rizieq berada di ruang sidang PN Jakarta Timur. (foto: Pikiran Rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

 JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya banding Rizieq Shihab atas vonis empat tahun penjara merupakan langkah elegan dan konstitusional.

"Sudah benar apa yang disampaikan M. Rizieq Shihab (MRS) di sidang bahwa ia akan melakukan banding. Itu langkah yang elegan dan konstitusional," kata pakar hukum pidana Universitas Al-Azhar Suparji Ahmad dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis, seperti dikutip dari Antara.

Ia meminta semua pihak untuk menghormati putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu. Namun secara pribadi, dirinya mempertanyakan vonis yang terkait hasil tes swab atau usap di RS Ummi tersebut.

"Putusan tingkat satu ini dipertanyakan, karena cukup tinggi bila dilihat dari perbuatan yang bersangkutan. Terlebih tidak ada hal yang signifikan pasca-MRS melakukan tindakan yang disebutkan yakni menyebarkan berita bohong," ucap Suparji.

Baca Juga: Asyik Wisata di Jogja Makin Nyaman, Slasar Malioboro Dilengkapi Layanan Locker & Shower Room

Suparji menilai dalam Pasal 14 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 1946 ada kata kunci yang krusial yakni "menerbitkan keonaran". Sementara, tidak ada keonaran di kalangan masyarakat pasca-perbuatan MRS.

"Keonaran bila diartikan secara gramatikal adalah kondisi chaos sehingga terjadi kegaduhan di tengah masyarakat. Saya pribadi belum mendengar terjadi keonaran akibat berita bohong yang disampaikan HRS," ungkap Suparji.

Suparji mempersilakan pihak Rizieq Shihab untuk mengajukan banding, jika tidak setuju dengan putusan itu, karena merupakan hak setiap orang.

"Bahwa terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta dengan menyiarkan berita bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran," kata Ketua Majelis Hakim Khadwanto dalam sidang putusan di PN Jakarta Timur, Kamis.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Said Didu Vs Fahri Hamzah, Beda Pandangan soal KPK

Rabu, 1 September 2021 | 11:34 WIB
X