Bikin SIM Harus Lampirkan Sertifikat Vaksin Covid-19, Itu Hoaks

- Rabu, 23 Juni 2021 | 20:20 WIB
Pelayanan SIM Keliling/Foto Pikiran Rakyat
Pelayanan SIM Keliling/Foto Pikiran Rakyat


JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepala Seksi Surat Izin Mengemudi (SIM) Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Anrianto memastikan bahwa informasi mengenai pembuatan SIM harus melampirkan sertifikat vaksin Covid-19 tidak benar alias hoaks. Sebelumnya informasi itu sempat beredar viral di media sosial.

“Terkait dengan informasi tersebut semuanya hoaks,” kata Anriantio saat dikonfirmasi Rabu 23 Juni 2021.

Pihaknya menjelaskan, syarat dalam pembuatan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi Surat Izin Mengemudi (Satpas SIM) hingga saat ini belum ada perubahan.

Baca Juga: Alami Lonjakan Cukup Pesat, Presiden Minta Pimpinan Daerah Pertajam PPKM Mikro

Namun di tengah situasi pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi pihaknya memang melakukan pembatasan untuk menghindari penularan.

"Baru penerapan protokol kesehatan saja yang dimaksimalkan,” tuturnya.

Senada, Kepala Sub Direktorat SIM Korlantas Polri, Kombes Djati Utomo juga mengatakan pembuatan SIM dengan melampirkan sertifikat vaksin Covid-19 adalah hoax.

"Itu hoaks, jangan percaya," kata Kombes Djati Utomo.

Djati menjelaskan bahwa aturan tersebut tidak mungkin diberlakukan oleh Korlantas, pasalnya belum semua masyarakat mendapatkan vaksin Covid-19.

"Kan belum semua masyarakat divaksin, jadi aturan tersebut tidak mungkin diberlakukan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X