Blora Jadi Zona Merah Persebaran Covid-19, PPKM Diperketat

- Selasa, 22 Juni 2021 | 23:40 WIB

BLORA, suaramerdeka.com - Blora kini menjadi satu dari 13 kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang statusnya menjadi zona merah (risiko tinggi) persebaran virus Corona (Covid-19).

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora akan melakukan sejumlah langkah penanganan. Salah satunya dengan memperketat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Bupati Blora H Arief Rohman membenarkan adanya informasi perubahan status Blora dari zona orange (risiko sedang) menjadi zona merah. Dia mengungkapkan, perubahan status tersebut terjadi sejak Senin 21 Juni 2021.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani: Pemulihan Ekonomi Nasional Terus Menguat

‘’Setiap pekan pada hari Senin itu kan ada rapat koordinasi (rakor) sekaligus evaluasi penangangan Covid-19 seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah bersama gubernur. Pada rakor Senin (21/6) itulah kami mengetahui adanya perubahan status Blora dari zona orange menjadi zona merah,’’ ujar Bupati H Arief Rohman, Selasa 22 Juni 2021.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada pekan lalu, delapan daerah di Jateng berada di zona merah. Sedangkan pekan ini menjadi 13 kabupaten dan kota. Ke-13 daerah yang kini berada di zona merah persebaran Covid-19 adalah Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Blora, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Pekalongan, Kabupaten Brebes, Tegal, Sragen, Wonogiri, Demak dan Kabupaten Grobogan. Perubahan status itu seiring tingginya penambahan kasus baru Covid-19 di masing-masing daerah.

Di Blora, Rabu (16/6) pekan lalu masih ada tiga kecamatan yang berada di zona kuning (risiko rendah) persebaran Covid-19. Ketiga kecamatan itu Japah, Bogorejo dan Kecamatan Sambong. Sedangkan lima kecamatan lainnya masuk kategori zona orange (risiko sedang) dan delapan kecamatan masuk zona merah (risiko tinggi).

Baca Juga: Menkominfo Diminta Blokir Situs dan Aplikasi Game Online

Namun, sejak Senin (21/6), sudah tidak ada lagi kecamatan zona kuning. Semuanya berubah menjadi zona orange dan merah. Perubahan itu seiring tingginya penambahan baru kasus Covid-19 di Blora. Pada Selasa (15/6), penambahan kasus baru Covid-19 sempat menyentuh angka tertingi yakni sebanyak 148 orang.

Sehari kemudian, Rabu (16/6) bertambah 142 orang. Kamis (17/6) turun menjadi 126 orang, dan sempat turun lagi menjadi 106 orang pada Senin (21/6). Sedangkan pada Selasa (22/6) penambahan kasus positif baru Covid-19 di Blora sebanyak 128 orang.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Darurat Bisnis Hotel

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:27 WIB

Komunikator

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:17 WIB

Plasma Konvalesen Bukan Satu-Satunya Solusi

Minggu, 1 Agustus 2021 | 01:07 WIB
X