Ingin Populerkan Salam Pancasila Jadi Kebiasaan, Megawati: Dulu Pekikkan 'Merdeka' Saya Malah Ditertawakan

- Senin, 21 Juni 2021 | 16:47 WIB
Megawati (suaramerdeka.com/dok)
Megawati (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri mengatakan dirinya akan mempopulerkan 'Salam Pancasila' demi mengingatkan rakyat Indonesia akan pentingnya nasionalisme dan persatuan bangsa dalam menjaga kemerdekaan.

Megawati mengatakan itu saat meresmikan baileo atau rumah adat Maluku, monumen dan jalan Ir Soekarno di Masohi, Maluku Tengah. Masohi adalah nama kota yang diberikan oleh Bung Karno, yang berarti gotong royong, terinspirasi dari intisari Pancasila.

Putri sulung Bung Karno itu lalu bercerita dirinya ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tujuannya adalah agar Pancasila tidak hanya di mulut masyarakat Indonesia, namun ideologi itu benar-benar hidup di hati dan dilaksanakan.

Baca Juga: Stok Obat Covid-19 Remdesivir Terbatas, Erick Thohir: Indonesia Akan Produksi Sendiri

Intisari Pancasila adalah kegotongroyongan dari warga bangsa Indonesia, kata Megawati. Dalam hal itulah dia ingin agar pekik 'Salam Pancasila' menjadi kebiasaan.

"Dulu saya pekikkan 'merdeka', orang menertawakan saya. Katanya, sudah merdeka, kenapa pekik-pekik merdeka? Itu sebenarnya saya lakukan untuk mengingatkan bahwa kita adalah bangsa merdeka. Jangan mau dijajah lagi," kata Megawati.

Menurutnya, setelah salam merdeka ini, sebaiknya dilanjutkan dengan 'salam Pancasila'.

"Kalau sekarang saya mau banyak menyebutkan Salam Pancasila. Saya hendak mempopulerkannya. Karena setelah merdeka, kita punya dasar negara Pancasila. Untuk mengingatkan kita kembali sebagai nasionalis yang cinta pada negara ini," kata Megawati.

Baca Juga: Kapolda Jateng Launching E-Office Polres Magelang

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X