Stok Obat Covid-19 Remdesivir Terbatas, Erick Thohir: Indonesia Akan Produksi Sendiri

Red
- Senin, 21 Juni 2021 | 16:37 WIB
Remdesivir/Foto pemmedicine.org (Bill Oxford)
Remdesivir/Foto pemmedicine.org (Bill Oxford)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Stok obat-obatan antiviral untuk penanganan COVID-19 produksi holding BUMN farmasi dalam ketersediaan yang baik di tengah kasus pandemi yang melonjak.

"Tentu pada hari ini kenapa saya ingin mengecek status daripada obat-obatan yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan BUMN. Untuk Indofarma sendiri yakni Oseltamivir Alhamdulillah stoknya masih cukup tersedia,

Adapun obat Favipiravir atau dulu yang sempat ngetop dengan nama Avigan juga stoknya setelah dicek, di mana obat ini diproduksi oleh Kimia Farma, masih dalam kondisi stok yang baik," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam konferensi pers virtual, di Jakarta, Senin, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: HUT Bhayangkara, Polres Rembang Gelar Vaksinasi Massal

Sementara, obat yang jumlahnya sangat terbatas saat ini diungkapkan Erick, yakni Remdesivir. Namun, diharapkan dalam waktu dekat yakni masih bulan Juni pihaknya sudah mulai melakukan pengadaan lagi sehingga akan ada stok baru lagi.

"Tentu kita juga sedang mengurus bagaimana seperti Oseltamivir dan Favipiravir, kita bisa produksi sendiri untuk obat Remdesivir. InsyaAllah di Bulan September kita sudah mendapatkan lisensi sehingga bisa menjaga kebutuhannya," ujar Erick Thohir.

Sebelumnya total penambahan kasus Corona pada Sabtu (19/6/2021) di seluruh Indonesia sebanyak 12.906. Sementara itu Total kasus Corona yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini hampir mencapai 2 juta kasus, tepatnya sebanyak 1.976.172 kasus.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X