Daftar Tunggu Haji Tembus 45 Tahun, Tercepat 9 Tahun

- Senin, 21 Juni 2021 | 09:12 WIB
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ibadah haji. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com – Seiring dengan pembatalan pemberangkatan haji dua tahun berturun-turun, masa tunggu ibadah makin makin panjang (lama). Saat ini masa tunggu haji tembus 45 tahun dan tercepat 9 tahun.

Artinya jika mendaftar haji tahun ini harus menunggu paling lama 45 dan paling cepat 9 tahun baru bisa berangkat haji. Dikutip dari laman haji Kementerian Agama tercatat 10 kabupaten/kota di Indonesia yang memiliki daftar tunggu haji terlama, didominasi daerah di Pulau Sulawesi.

Yakni Kabapaten Bantaeng (45 tahun), Kabupaten Sidrap (44), Kabupaten Pinrang (42), Kabupaten Pare-pare dan Kabupaten Wajo (40), Kabupaten Janeponto (39) dan Kabupaten Bontang, Gowa dan Bone (36).

Baca Juga: Persiapan Haji 2022, Menag Janji Segera ke Arab Saudi

Sementara 10 kabupaten/kota yang memiliki daftar tunggu haji tercepat didominasi daerah di Maluku dan sebagian Provinsi Papua dan Kalimantan. Kabupaten Maybrat (Papua) tercatat dengan daftar tunggu tercepat yakni 9 tahun, lalu Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur (10).

Selanjutnya masa tunggu haji 12 tahun terdapat lima daerah di Maluku (Kabupaten Seram Bagian Barat dan Timur, Maluku Tenggara Barat, Buru Selatan serta Maluku Barat Daya). Adapun Kabupaten Buru, Kepulauan Sula (Maluku) dan Wondama (Papua) calon jamaah haji harus menunggu 13 tahun.

Untuk Provinsi di Pulau Jawa, Jawa Timur tercatat memiliki daftar tunggu terlama yakni 31 tahun dengan jumlah pendaftar 1.065.552, disusul Jawa Tengah terlama kedua 29 tahun dengan jumlah pendaftar 835.510.

Baca Juga: Haji 2021 Ditiadakan, Daftar Tunggu di Blora Capai 27 Tahun

DI Yogyakarta (29) dengan 89.179 pendaftar, DKI Jakarta (25) dengan 189.488 pendaftar dan Banten (24) dengan pendaftar 222.232. Sementara Jawa Barat masa tunggu haji terbagi menjadi beberapa daerah tidak per provinsi.      

Sebelumnya, Kementerian Agama mengakui kebijakan Pemerintah membatalkan pemberangkatan jamaah haji dalam dua tahun terakhir berdampak pada antrean yang semakin panjang bahkan hingga harus menunggu  45 tahun untuk berangkat haji.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X