Tingkat Penularan di Bodetabek dan Bandung Semakin Tinggi, Kemenkes Ingin Percepat Vaksinasi

- Minggu, 20 Juni 2021 | 07:48 WIB
Vaksinasi Covid-19. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)
Vaksinasi Covid-19. (istimewa) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lantaran tingkat penularan covid-19 di Bodetabek dan Bandung semakin tinggi, Kementrian Kesehatan (Kemenkes) ingin adanya percepatan vaksinasi.

Seperti yang dikutip dari laman Kementrian Kesehatan, vaksinasi ini diperuntukkan bagi warga berusia di atas 18 tahun.

Perlu diketahui, berdasarkan data per tanggal 15 Juni 2021, pemerintah mencatat kasus Covid-19 di DKI Jakarta meningkat sekitar 134 persen, Jawa Barat 24 persen, dan Banten sebesar 87 persen. Kenaikan ini bahkan sangat tinggi dibandingkan minggu sebelumnya.

Baca Juga: Mohammad Guntur Romli Tanggapi Wacana Dorongan Jokowi Jabat Presiden Tiga Periode, Ini Pendapatnya

Keadaan ini tentunya menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 yang kian besar.

Oleh sebab itu melalui percepatan vaksinasi ini, diharapkan juga mempercepat tercapainya herd immunity (kekebalan kelompok) di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangganya.

Walau demikian pemberian vaksin Covid-19 kepada penduduk usia 18 tahun keatas dipercepat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menekankan bahwa pada pelaksanaanya harus memprioritaskan pemberian vaksin kepada tenaga kesehatan dan tenaga kesehatan penunjang di fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Jangan Buat Regulasi yang Hegemonik

Untuk teknis pelaksanaan vaksinasi dapat menyesuaikan dengan mekanisme, dan kebijakan yang telah dilaksanakan di Jawa Barat dan Banten.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X