Mohammad Guntur Romli Tanggapi Wacana Dorongan Jokowi Jabat Presiden Tiga Periode, Ini Pendapatnya

- Minggu, 20 Juni 2021 | 07:20 WIB
Presiden Jokowi (BPMI Setpres/Lukas) (Nugroho Wahyu Utomo)
Presiden Jokowi (BPMI Setpres/Lukas) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Aktivis dari Nahdlatul Ulama (NU) Mohamad Guntur Romli menanggapi wacana dorongan agar Presiden Jokowi menjabat sebagai presiden selama tiga periode.

Menurut Mohammad Guntur Romli, bahwa ada kesalahan fatal yang mendorong Jokowi menjabat presiden hingga tiga periode.

Melalui akun twitternya, Mohammad Guntur Romli menyebut, pertama adalah melanggar konstitusi, kedua Jokowi sudah menolak dan marah-marah atas usulan itu, ketiga adalah pengkhianat demokrasi dan reformasi.

Baca Juga: Arus Bawah Ingin Sosok Muda Pimpin PPP DIY

Sebelumnya, dorongan agar Jokowi menjabat sebagai presiden tiga periode muncul adanya kumpulan relawan yang mengatasnamakan Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 ingin Jokowi maju lagi di pemilihan presiden nanti.

Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 sempat mengadakan syukuran atas terbentuknya komunitas dan sekretariat nasional, Sabtu, 19 Juni 2021.

Syukuran yang digelar di kawasan Jalan Tegal Parang Selatan, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, itu dihadiri langsung oleh sang inisiator Muhammad Qodari.

Baca Juga: Jokowi-Prabowo di Pilpres 2024, Direktur Parameter Politik Indonesia Sindir Jabatan Presiden Seumur Hidup

Muhammad Qodari yang menjabat penasehat di Komunitas Jokowi-Prabowo 2024 itu sempat mengutarakan alasannya mendorong Jokowi kembali maju.

Tujuannya mendukung Jokowi ikut dalam ajang kontestasi 2024 berpasangan dengan Prabowo Subianto untuk menghindari polarisasi di masyarakat.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rizal Ramli 'Ditampar' Ngabalin, Begini Kronologinya

Selasa, 14 September 2021 | 11:05 WIB

Megawati: Pandemi Tak Hentikan Pendidikan Kader

Jumat, 10 September 2021 | 20:03 WIB
X