Pinjol Ilegal Meresahkan, Bareskrim Polri Buru 3.000 Layanan Pinjaman Online ke Seluruh Indonesia

Red
- Sabtu, 19 Juni 2021 | 17:10 WIB

 


JAKARTA, suaramerdeka.com - Ribuan layanan pinjaman online terus diburu kepolisian menyusul maraknya kasus terkait pinjaman online alias pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat selama krisis pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan saat ini ada 3.000 aplikasi pinjol ilegal yang sedang dibidik pihaknya.

Pembidikan pinjol ilegal dilakukan setelah banyak laporan dari masyarakat. Bareskrim Polri dalam hal ini, berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

"Saat ini kan ada yang masih ditangani oleh Bareskrim, dalam hal ini kita juga terus berkoordinasi dengan OJK (otoritas jasa keuangan)," ujar Agus dikutip dari PMJ News, Sabtu 19 Juni 2021.

Baca Juga: SBMPTN 2021, Psikologi Jadi Prodi Favorit di Undip

"Nantinya, hasil dari tim penyidik tentunya akan berguna untuk membuka jaringan serta keterkaitan penyedia pinjol ilegal tersebut," kata dia.

Untuk memberantas pinjol ilegal ini, Bareskrim Polri akan bekerja sama dengan seluruh jajaran di berbagai daerah di Indonesia.

Langkah itu dilakukan untuk mempermudah proses penindakan ribuan pinjol ilegal tersebut.

Baca Juga: Kota Pekalongan dalam Zona Orange, Prokes Ketat di Rumah Ibadah Disosialisasikan

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat, PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X