Gandeng UPB, Pemkab Kebumen Kembangkan 5 Kawasan Perdesaan

- Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:57 WIB
KAWASAN PERDESAAN: Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
KAWASAN PERDESAAN: Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

 

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Pemkab Kebumen melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) P3A Kebumen melakukan penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP). Terdapat lima kawasan yang akan dikembangkan yakni kawasan anyaman pandan, sapi Peranakan Ongole (PO), Pesisir Menganti, kawasan gula semut dan juga kawasan batik.

Dalam rangka penyusunan RPKP Dispermades P3A Kebumen menggandeng Universitas Putra Bangsa (UPB). Kegiatan dikemas dalam Focus Group Discussion (FGD) RPKP Kebumen di Aula Ronggowarsito UPB. FGD menghadirkan lima narasumber yakni Dr Harini Abrilia Setyawati SE MSI, Dr Irfan Helmi SE MM, Dr Sulis Riptiono SE MM, Dani Rizana MPd MM, Arya Samudra Mahardhika SE MSc Ak CA dan juga Nur Khasanah SE MM MSi.

Kepala Lembaga Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UPB Kebumen Dr Harini Abrilia Setyawati menjelaskan dalam RPKP ini nantinya akan dibuat rencana strategis (Renstra) untuk kawasan tersebut dalam lima tahun ke depan. Kawasan itu nantinya akan dikelola oleh BUMDesma dengan didampingi oleh Dispermades P3A Kebumen.

Baca Juga: Kota Pekalongan dalam Zona Orange, Prokes Ketat di Rumah Ibadah Disosialisasikan

"Nanti akan dibahas tentang rencana strategis dalam lima tahun ke depan untuk BUMDesma," ujar Dr Harini Abrilia Setyawati.

Kepala Seksi Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Dispermades P3A Kebumen Yasinta Swasti Mahargyani menyampaikan bahwa kawasan perdesaan itu terdapat di 22 desa di tujuh kecamatan yang tersebar utamanya di wilayah Kebumen barat.

Potensi Lokal

Dalam penyusunan RPKP ini, pihaknya bekerjasama dengan UPB yang memiliki program lembaga pengabdian masyarakat yang sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat. Utamanya pada pengembangan kawasan pedesaan dan akan terus berlanjut sampai dengan tahun tahun berikutnya. Utamanya dalam bentuk pendampingan kawasan pedesaan.

Baca Juga: Bakal Sedot Wisatawan, Work from Bali Bantu Promosikan Kawasan Lombok Aman

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X