Daop 2: Ada Masa Transisi 3 Hari dalam Aturan Perjalanan Terbaru Naik Kereta Api

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:24 WIB
Ilustrasi kereta api. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)
Ilustrasi kereta api. (suaramerdeka.com / Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT KAI menerapkan aturan baru perjalanan bagi pelanggan kereta api jarak jauh.

Utamanya, untuk penumpang kereta api usia 18 tahun ke atas yang belum mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam pada saat boarding.

Kebijakan PT KAI untuk perjalanan kereta api tersebut mulai berlaku pada keberangkatan Senin 15 Agustus 2022.

Baca Juga: Isu Cristiano Ronaldo Ingin Hengkang, Gary Neville Minta Manchester United Memfasilitasi

Atas aturan baru itu, PT KAI ini menyebut bahwa ada toleransi yang diberikan.

"Untuk masa transisi sosialisasi aturan baru ini, khusus pelanggan dengan tiket keberangkatan 15-17 Agustus 2022 yang tidak dapat menunjukkan persyaratan screening Covid-19 dapat membatalkan tiketnya dengan pengembalian bea 100 persen," kata Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo dalam keterangannya.

Dijelaskan, aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya surat edaran Kemenhub tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 pada tanggal 11 Agustus 2022.

Baca Juga: '1000 Kebaya: Untukmu Indonesiaku', Misi Melestarikan Kebudayaan dan Edukasi Masyarakat

PT KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi Covid-19. Kebijakan ini diharapkan dapat menekan kembali penyebaran Covid-19 di masyarakat,” jelas Kuswardojo.

Dalam persyaratan terbaru itu, bagi penumpang berusia 18 tahun ke atas sepanjang sudah mendapat vaksin ketiga (booster) tidak perlu lagi menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUHP Tidak Berlaku untuk Kegiatan Kemerdekaan Pers

Jumat, 9 Desember 2022 | 11:10 WIB
X