Pemilu 2024, Suara Potensial Pemilih Jokowi Berpotensi Jadi Rebutan Capres

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 16:25 WIB
Presiden Joko Widodo (Twitter/jokowi)
Presiden Joko Widodo (Twitter/jokowi)

Bahkan kata Agus, capres yang tak melirik dukungan dari sosok Jokowi atau memalingkan mukanya kemungkinan besar serseok-seok hingga bisa menelan kekalahan. '

Pasalnya si Capres harus membuka jalan sendiri yang notabene risikonya jauh lebih besar.

"Ibarat babat hutan atau mencari jalan tikus, resiko jauh lebih besar (kalahnya). Jalan bersama Pak Jokowi kan sudah lempeng. Makanya mengikuti jejak Jokowi lebih mudah secara politik bagi Capres," terangnya.

Selama ini lanjut Agus, Jokowi yang mengawali karir dari Wali Kota Solo, Gubernur DKI Jakarta hingga Presiden RI dikenal dekat dengan rakyat.

Baca Juga: Kasat Narkoba Polres Karawang Ditangkap Bareskrim Polri,Diduga Terlibat Bisnis Narkotika

Kenyataan itu menjadi daya tarik bagi pemilih karena berasal dari masyarakat biasa.

Itu terakumulasi sehingga Jokowi menang Pilpres 2019 dengan memperoleh 70.997.833 suara dan Pilpres 2024 meraih 85.036.828 suara.

"Slogannya kan 'Jokowi adalah Kita'. Kita representasi kebanyakan orang. Satu-satunyanya dari masyarakat biasa ke jenjang itu, sehingga diterima semua kalangan, karena representasi kita kan kebanyakan orang kecil dan bukan elite," papar dia.

Pengamat Politik sekaligus Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam menuturkan, salah satu faktor penentu elektabilitas capres adalah akumulasi dari dukungan Jokowi.

Baca Juga: 10 Pantun Kemerdekaan HUT RI, Kocak dan Penuh Makna

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X