Omong Terlalu Banyak ke Media jadi Sebab Jenderal X Intervensi dan Cabut Kuasa Deolipa atas Bharada E?

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 16:08 WIB
Deolipa Yumara (Instagram/@deolipa_project)
Deolipa Yumara (Instagram/@deolipa_project)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Deolipa Yumara, mantan kuasa hukum Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J belum terima dirinya 'disingkirkan' untuk mendampingi kasus yang sedang bergulir.

Ia kaget lantaran mendapatkan kabar pencopotan kuasa atas Bharada E, padahal baru mulai bekerja.

Menanggapi hal itu, Deolipa membeberkan bahwa ada seorang Jenderal yang tidak menyukai dirinya.

Baca Juga: Fotonya Disebut Putri Candrawathi Istri Jendral, Selebgram Vivi Kesal, Siap Somasi Media

Hal ini lantaran pihaknya terlalu banyak berbicara di media, dimana pembicaraan tersebut menurut oknum yang tidak suka, masuk ke ranah materi penyidikan kasus.

Bertemu wartawan di Depok, Sabtu 13 Agustus 2022, Deolipa memperlihatkan cetak tangkapan layar chat Whatsapp pesan terusan mengenai proses intervensi tersebut.

"Di, dua PH (Penasehat Hukum) Bharada E itu, ngomong terlalu banyak yang masuk ke materi dalam bicara ke media... kalau dia gak bisa manut cabut ajah kuasanya," bunyi chat tersebut.

Baca Juga: Putri Candrawathi Tersenyum Foto Bareng Brigadir J, Gestur Tangannya jadi Sorotan

Di bawah text tersebut, terdapat tulisan lain yang menyatakan kesiapan memproses perintah Jenderal.

"Siap Jenderal, Diatensi & dilaksanakan Jenderal," ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Konvensi Hulu Migas Indonesia Akan Kembali Digelar

Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:52 WIB
X