Tim Pengabdian Unnes Wujudkan Desa Brongkol Sebagai Desa Agrobisnis Durian

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 12:48 WIB
Brongkol Craft hasil dari Tim Pengabdian Unnes di Dusun Tabaggunung Desa Brongkol. (suaramerdeka.com / Fista Novianti)
Brongkol Craft hasil dari Tim Pengabdian Unnes di Dusun Tabaggunung Desa Brongkol. (suaramerdeka.com / Fista Novianti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Brongkol Craft merupakan usaha memproduksi kerajinan yang dijalankan oleh kelompok ibu-ibu di Dusun Tabaggunung, Desa Brongkol yang baru dirintis tahun 2020.

Unit usaha ini dijalankan 5 orang ibu yang berpendidikan sekolah menengah dan rata-rata berusia kurang 40 tahun.

Kegiatan usaha tersebut diharapkan dapat menambah pendapatan keluarga.

Baca Juga: Guru Besar Linguistik Udinus Terpiilih Jadi Presiden Inapra 2022-2027

Namun, produktivitas durian sebagai produk utama di wilayah tersebut menurun drastis sejak akhir tahun 2019 akibat cuaca yang kurang mendukung.

Bahan baku yang digunakan berupa limbah tanaman yang tersedia sepanjang tahun.

Oleh sebab itu, untuk meningkatkan pengembangan Desa Brongkol, Tim Pengabdian Unnes memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan ecoprint dan produk fungsional berbasis ecoprint.

Baca Juga: Blak-blakan Masalah di PSG, Pochettino: Punya Obsesi Liga Champions, Tapi Tak Sabaran

Tim Unnes diketuai Dra Widowati dan tim anggotanya Prof Dr Ir Amin Retnoningsih, Dr Amin Pujiati serta 3 mahasiswa yang masing-masing dari prodi Biologi, Pendidikan Tata Busana, dan Pendidikan Akutansi.

Widowati menuturkan, perekonomian Brongkol diharapkan dapat meningkat dan mampu memberikan dukungan untuk pengembangan desa Brongkol sebagai Desa Agrobisnis Durian.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X