Kasus Ijazah Palsu, Pengamat Hukum Sebut Bisa Cederai Profesi Advokat

- Minggu, 31 Juli 2022 | 15:35 WIB
Ilustrasi profesi advokat. (Pixabay)
Ilustrasi profesi advokat. (Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kasus ijazah palsu yang menimpa salah satu advokat yang dilaporkan ke kepolisian dinilai dapat mencederai profesi advokat.

Menurut pengamat hukum yang juga seorang advokat, Hendra Wijaya MH, profesi advokat adalah profesi mulia (officium nobile).

Jadi penggunaan ijazah palsu yang diduga dilakukan oleh terlapor akan mencoreng profesi advokat.

Baca Juga: Baca Prediksi Karir dan Keuangan Cancer, Aquarius, Scorpio, Capricorn, Leo dan Taurus, Selasa, 2 Agustus 2022

"Jika memang demikian, maka oknum yang mengaku advokat tetapi memakai ijasah palsu, berarti jenjang pendidikan yang lebih tinggi yang dia raih juga dipastikan palsu," kata Hendra dalam keterangannya, Minggu 31 Juli 2022.

Hendra Wijaya menilai, terlapor seharusnya tidak pantas menjadi seorang advokat karena bertentangan dengan UU advokat Nomor 18 Tahun 2003.

Karenanya, founder di Law Office Hendra Wijaya di Jalan Erlangga Raya, Kota Semarang itu berpesan kepada seluruh OA dan seluruh Pengadilan Tinggi, harus jeli dalam melakukan pengambilan sumpah advokat.

Baca Juga: Cek Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Libra, Aries, Pisces, Sagitarius, Gemini, Virgo, Selasa, 2 Agustus 2022

"Kasus ini mencoreng marwah advokat yang notabene fiat justitia and officium nobile dan harus sesuai dengan kedudukan advokat, mengacu pada UU No 18 Tahun 2003," ujarnya.

Namun demikian, ia meminta kepada seluruh pihak agar menyerahkan perkara tersebut ke pihak kepolisian.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ikadin : Profesi Advokat Wajib Junjung Kode Etik

Rabu, 28 September 2022 | 15:40 WIB
X